إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِشْرَاقِ

Sesungguhnya Kami tundukkan gunung-gunung bersamanya, yang bertasbih pada waktu petang dan pagi,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُinnaa sakhkharnaa l-jibaala ma'ahusesungguhnya Kami tundukkan gunung-gunung bersamanya
  2. يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِشْرَاقِyusabbihna bi-l-'asyiyyi wa-l-isyraaqiyang bertasbih pada waktu petang dan pagi

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
  2. سَخَّرْنَاsakhkharnaaKami menundukkan
  3. الْجِبَالَl-jibaalagunung-gunung
  4. مَعَهُma'ahubersamanya
  5. يُسَبِّحْنَyusabbihnamereka bertasbih
  6. بِالْعَشِيِّbi-l-'asyiyyipada petang hari
  7. وَالْإِشْرَاقِwa-l-isyraaqidan pagi hari

Inti bacaan

Gunung-gunung yang 'bertasbih' bersama Daud pada waktu petang dan pagi, harmoni alam yang berpartisipasi dalam ibadah bersama manusia terpilih, gambaran kesatuan seluruh ciptaan dalam pujian.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan mukjizat yang diberikan kepada Daud: gunung-gunung yang ikut bertasbih bersamanya, sebuah keselarasan alam yang luar biasa.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menundukkan gunung untuk ikut bersamanya. Bukan diam menyaksikan. Ikut bertasbih.
  • Waktunya disebut dua. Petang. Dan pagi.
  • Yang dipilih benda yang paling diam. Allah menyertakannya. Yang paling membisu ikut bersuara.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-kh-r, j-b-l, s-b-h, '-sh-w, sh-r-q): sakhkharnaa l-jibaal diterjemahkan 'menundukkan gunung' (akar s-kh-r + akar j-b-l); yusabbihna diterjemahkan 'bertasbih' (akar s-b-h); ashiyy/ishraaq diterjemahkan 'petang/pagi' (akar '-sh-w + akar sh-r-q). gloss '(Daud)' dibuang.