وَالطَّيْرَ مَحْشُورَةً ۖ كُلٌّ لَهُ أَوَّابٌ

dan burung-burung yang berkumpul; masing-masing selalu kembali kepada-Nya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَالطَّيْرَ مَحْشُورَةًwa-th-thayra mahsyuuratandan burung-burung yang berkumpul
  2. كُلٌّ لَهُ أَوَّابٌkullun lahu awwaabunmasing-masing selalu kembali kepada-Nya

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. وَالطَّيْرَwa-th-thayradan burung
  2. مَحْشُورَةًmahsyuuratanyang dikumpulkan
  3. كُلٌّkullunmasing-masing
  4. لَهُlahubaginya
  5. أَوَّابٌawwaabunyang banyak kembali

Inti bacaan

Burung-burung yang berkumpul turut 'selalu kembali kepada-Nya', perluasan partisipasi makhluk hidup lain dalam pola ketaatan yang sama, bukan manusia semata yang diharapkan patuh.

Penjelasan pilihan kata

Kata 'bersamanya' tidak dipakai: tidak ada padanan kata itu dalam morfologi Arab ayat ini (berbeda dari 'ma'ahu' di 38:18); 'lahu' ('kepada-Nya') sudah eksplisit ada dalam teks dan diterjemahkan langsung tanpa kata tambahan.

Tafsiran

Ayat ini melengkapi gambaran mukjizat Daud: burung-burung turut berkumpul dan bertasbih, memperluas keselarasan alam yang tunduk bersamanya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut burung-burung yang berkumpul. Bukan lewat. Yang datang berhenti, bukan sekadar terbang melintas.
  • Yang ditambahkan masing-masing selalu kembali kepada-Nya. Satu per satu. Yang berkumpul banyak, dan tiap satu dihitung sendiri.
  • Allah memakai kata yang sama untuk burung seperti untuk manusia. Selalu kembali. Yang tak berakal pun masuk ke dalam pola yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar t-y-r, h-sh-r, k-l-l, a-w-b): tayr mahshuurah diterjemahkan 'burung berkumpul' (akar t-y-r + akar h-sh-r); awwaab diterjemahkan 'selalu kembali (patuh)' (akar '-w-b). gloss '(Kami menundukkan pula)' dibuang.