إِذْ دَخَلُوا عَلَىٰ دَاوُودَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ ۖ قَالُوا لَا تَخَفْ ۖ خَصْمَانِ بَغَىٰ بَعْضُنَا عَلَىٰ بَعْضٍ فَاحْكُمْ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْ وَاهْدِنَا إِلَىٰ سَوَاءِ الصِّرَاطِ
Ketika mereka masuk menemui Daud, maka, ia terkejut karena mereka. Mereka berkata, “Janganlah takut! Dua orang yang berselisih; sebagian kami berbuat aniaya kepada yang lain. Maka, berilah keputusan di antara kami dengan hak, janganlah menyimpang dari kebenaran, dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- إِذْ دَخَلُوا عَلَىٰ دَاوُودَ فَفَزِعَ مِنْهُمْidz dakhaluu 'alaa daawuuda fa-fazi'a minhumketika mereka masuk menemui Daud, maka, ia terkejut karena mereka
- قَالُوا لَا تَخَفْqaaluu laa takhafmereka berkata, janganlah takut
- خَصْمَانِ بَغَىٰ بَعْضُنَا عَلَىٰ بَعْضٍkhashmaani baghaa ba'dhunaa 'alaa ba'dhindua orang yang berselisih; sebagian kami berbuat aniaya kepada yang lain
- فَاحْكُمْ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْfa-hkum baynanaa bi-l-haqqi wa-laa tusythithmaka, berilah keputusan di antara kami dengan hak, janganlah menyimpang dari kebenaran
- وَاهْدِنَا إِلَىٰ سَوَاءِ الصِّرَاطِwa-hdinaa ilaa sawaa'i sh-shiraathidan tunjukilah kami ke jalan yang lurus
Terjemahan per kata (23 kata)
- إِذْidzketika
- دَخَلُواdakhaluumereka masuk
- عَلَىٰ'alaaatas
- دَاوُودَdaawuudaDawud
- فَفَزِعَfa-fazi'amaka terkejut
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- قَالُواqaaluumereka berkata
- لَاlaajanganlah
- تَخَفْtakhafengkau takut
- خَصْمَانِkhashmaanidua pihak yang berperkara
- بَغَىٰbaghaaberbuat aniaya
- بَعْضُنَاba'dhunaasebagian kami
- عَلَىٰ'alaaatas
- بَعْضٍba'dhinsebagian
- فَاحْكُمْfa-hkummaka putuskanlah
- بَيْنَنَاbaynanaadi antara kami
- بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تُشْطِطْtusythithengkau menyimpang
- وَاهْدِنَاwa-hdinaadan tunjukkanlah kami
- إِلَىٰilaake
- سَوَاءِsawaa'itengah
- الصِّرَاطِsh-shiraathijalan
Inti bacaan
Permintaan keadilan yang jelas: 'berilah keputusan di antara kami dengan hak, janganlah menyimpang dari kebenaran', standar yang diminta secara eksplisit sebelum kasus disampaikan, menegaskan pentingnya objektivitas sejak awal proses.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(kedatangan)' dan '(Kami)' tidak dipakai: 'minhum' ('karena mereka') sudah cukup tanpa objek tambahan, dan 'khasmaani' ('dua orang yang berselisih') dibiarkan sebagai kalimat nominal langsung tanpa kata ganti subjek tambahan, sesuai struktur elipsis dalam teks Arab.
Tafsiran
Ayat ini membuka episode dua pihak yang berselisih mendatangi Daud secara tiba-tiba: permintaan mereka langsung menuntut keadilan tanpa basa-basi.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Daud terkejut karena mereka. Sebelum apa pun diucapkan. Cara mereka masuk itu sendiri sudah bagian dari ujiannya.
- Kalimat pertama yang Allah rekam menenangkan: janganlah takut. Bukan menyampaikan perkara. Yang dibereskan lebih dahulu keadaan orang yang akan memutuskan.
- Mereka menyebut sendiri ada yang menganiaya di antara mereka. Perkaranya diakui terbuka. Yang meminta keputusan sudah menyerahkan duduk perkaranya lebih dahulu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga terjemahan).