قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَىٰ نِعَاجِهِ ۖ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْخُلَطَاءِ لَيَبْغِي بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَقَلِيلٌ مَا هُمْ ۗ وَظَنَّ دَاوُودُ أَنَّمَا فَتَنَّاهُ فَاسْتَغْفَرَ رَبَّهُ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ ۩
Dia berkata, “Sungguh, dia benar-benar telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu kepada kambing-kambingnya. Sesungguhnya banyak di antara orang-orang yang berserikat benar-benar saling merugikan satu sama lain, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan sedikit sekali mereka.” Daud meyakini bahwa Kami hanya mengujinya. Maka, dia memohon ampunan kepada Tuhannya dan tersungkur jatuh serta bertobat.
Terjemahan bertahap (8 jeda)
- قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَqaala la-qad zhalamakadia berkata, sungguh, dia benar-benar telah berbuat zalim kepadamu
- بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَىٰ نِعَاجِهِbi-su'aali na'jatika ilaa ni'aajihidengan meminta kambingmu kepada kambing-kambingnya
- وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْخُلَطَاءِwa-inna katsiiran mina l-khulathaa'isesungguhnya banyak di antara orang-orang yang berserikat
- لَيَبْغِي بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍla-yabghii ba'dhuhum 'alaa ba'dhinbenar-benar saling merugikan satu sama lain
- إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِillaa lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaatikecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh
- وَقَلِيلٌ مَا هُمْwa-qaliilun maa humdan sedikit sekali mereka
- وَظَنَّ دَاوُودُ أَنَّمَا فَتَنَّاهُwa-zhanna daawuudu annamaa fatannaahudan Daud meyakini bahwa Kami hanya mengujinya
- فَاسْتَغْفَرَ رَبَّهُ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَfa-staghfara rabbahu wa-kharra raaki'an wa-anaabamaka, dia memohon ampunan kepada Tuhannya dan tersungkur jatuh serta bertobat
Terjemahan per kata (32 kata)
- قَالَqaalaberkata
- لَقَدْla-qadsungguh
- ظَلَمَكَzhalamakamenzalimimu
- بِسُؤَالِbi-su'aalidengan meminta
- نَعْجَتِكَna'jatikakambing betinamu
- إِلَىٰilaakepada
- نِعَاجِهِni'aajihikambing-kambing betinanya
- وَإِنَّwa-innadan sungguh
- كَثِيرًاkatsiiranbanyak
- مِنَminadari
- الْخُلَطَاءِl-khulathaa'iorang-orang yang berserikat
- لَيَبْغِيla-yabghiisungguh berbuat aniaya
- بَعْضُهُمْba'dhuhumsebagian mereka
- عَلَىٰ'alaaatas
- بَعْضٍba'dhinsebagian
- إِلَّاillaakecuali
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- وَعَمِلُواwa-'amiluudan beramal
- الصَّالِحَاتِsh-shaalihaatikebajikan
- وَقَلِيلٌwa-qaliilundan sedikit
- مَاmaaapa yang
- هُمْhummereka
- وَظَنَّwa-zhannadan ia menyangka
- دَاوُودُdaawuuduDawud
- أَنَّمَاannamaabahwa hanyalah
- فَتَنَّاهُfatannaahuKami mengujinya
- فَاسْتَغْفَرَfa-staghfaramaka memohon ampun
- رَبَّهُrabbahuTuhannya
- وَخَرَّwa-kharradan jatuh
- رَاكِعًاraaki'anrukuk
- وَأَنَابَwa-anaabadan kembali
Inti bacaan
Momen penting: Daud memutuskan cepat berdasarkan simpati awal, lalu menyadari 'Kami hanya mengujinya' dan segera 'memohon ampunan. tersungkur. dan bertobat' (ayat sujud). Konkretnya: kesediaan seorang pemimpin besar untuk segera mengakui kekeliruan penilaian dan langsung bertobat, tanpa menunda atau membela diri, adalah teladan kerendahan hati yang jarang ditemukan bahkan pada figur paling berkuasa sekalipun.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Daud)', kata 'itu' (dari 'kambingmu itu'), '(digabungkan)', dan 'itu' (dari 'yang berserikat itu' dan 'mereka itu') semuanya dihapus: tidak ada morfem demonstrativa dalam struktur Arab pada bagian-bagian ini; nama 'Daud' sebagai penutur tersirat dari konteks tanpa perlu disisipkan berkurung. Kutipan baru dibuka di awal ayat (jawaban Daud), ditutup sesudah 'qaliilun maa hum', lalu beralih ke suara narator.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan keputusan cepat Daud, namun segera disusul momen penting: kesadarannya bahwa seluruh peristiwa ini adalah ujian, direspons dengan permohonan ampun dan sujud tobat.
Renungan dan Hikmah
- Kecepatan Daud memutuskan perkara tanpa mendengar pihak yang dituduh terlebih dahulu, meski ternyata benar secara substansi, tetap direspons dengan tobat dan permohonan ampun; sebuah pengingat bahwa hasil yang benar tidak serta-merta membebaskan diri dari kewajiban memeriksa proses pengambilan keputusan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…jinya. Maka, dia memohon ampunan kepada Tuhannya dan dia …”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. istaghfara diterjemahkan 'memohon ampun'.