أَمْ نَجْعَلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَالْمُفْسِدِينَ فِي الْأَرْضِ أَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِينَ كَالْفُجَّارِ
Ataukah Kami menjadikan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi? Ataukah Kami menjadikan orang-orang yang bertakwa sama dengan para pendurhaka?
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَمْ نَجْعَلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِam naj'alu lladziina aamanuu wa-amiluu s-saalihaatiataukah Kami menjadikan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh
- كَالْمُفْسِدِينَ فِي الْأَرْضِka-l-mufsidiina fii l-ardisama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi
- أَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِينَ كَالْفُجَّارِam naj'alu l-muttaqiina ka-l-fujjaariataukah Kami menjadikan orang-orang yang bertakwa sama dengan para pendurhaka
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar j-'-l, a-m-n, '-m-l, s-l-h, f-s-d, a-r-d, w-q-y, f-j-r): naj'alu…ka-l-mufsidiin…al-muttaqiin ka-l-fujjaar diterjemahkan 'menjadikan (mukmin) seperti perusak… bertakwa seperti pendurhaka' (akar s-l-h + akar f-s-d + akar w-q-y + akar f-j-r, keadilan-moral: Allah tak menyamakan saleh & rusak; polaritas ini mendasari keniscayaan akhirat, cf. 45:21, 68:35-36). Selaras.
Aplikasi
Pertanyaan retoris keadilan: 'apakah Kami menjadikan orang beriman sama dengan perusak?', penegasan bahwa keadilan moral memerlukan pembedaan hasil akhir antara pilihan hidup yang berbeda, bukan penyamarataan tanpa dasar.