قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Dia berkata, “Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak patut bagi seorang pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Sang Pemberi.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِيqaala rabbi ghfir liidia berkata, wahai Tuhanku, ampunilah aku
  2. وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِيwa-hab lii mulkan laa yanbaghii li-ahadin min ba'diidan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak patut bagi seorang pun sesudahku
  3. إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُinnaka anta l-wahhaabusesungguhnya Engkaulah Sang Pemberi
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan). g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. sebagian penerjemah: 'He said: “My Lord: forgive Thou me, and give Thou me a dominion such as behoves no one after me;1 Thou art the Bestower!”' Corpus ayat ini: «{gofiro, tanpa-al». ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').

Aplikasi

Doa spesifik dan personal untuk 'kerajaan yang tidak patut dimiliki seorang pun sesudahku', permintaan yang jujur diakui sebagai permintaan unik untuk dirinya, tidak menuntut pengulangan serupa bagi orang lain.