فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ تَجْرِي بِأَمْرِهِ رُخَاءً حَيْثُ أَصَابَ
Maka, Kami tundukkan kepadanya angin yang berembus lembut dengan perintahnya ke mana saja yang ia tuju,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَfa-sakhkharnaa lahu r-riihamaka, Kami tundukkan kepadanya angin
- تَجْرِي بِأَمْرِهِ رُخَاءً حَيْثُ أَصَابَtajrii bi-amrihi rukhaa'an haytsu ashaabayang berembus lembut dengan perintahnya ke mana saja yang ia tuju
Terjemahan per kata (8 kata)
- فَسَخَّرْنَاfa-sakhkharnaamaka Kami menundukkan
- لَهُlahubaginya
- الرِّيحَr-riihaangin
- تَجْرِيtajriimengalir
- بِأَمْرِهِbi-amrihidengan keputusan-Nya
- رُخَاءًrukhaa'andengan lembut
- حَيْثُhaytsudi mana saja
- أَصَابَashaabamenimpa
Inti bacaan
Penundukan angin yang 'berembus lembut. ke mana saja yang ia tuju', anugerah kendali atas kekuatan alam yang luar biasa, diberikan setelah proses pengujian dan pertobatan yang tulus.
Tafsiran
Ayat ini membuka rangkaian pemberian yang menjawab doa Sulaiman: angin yang tunduk sepenuhnya pada perintahnya.
Renungan dan Hikmah
- Doanya dijawab Allah langsung di ayat berikutnya. Meminta kerajaan. Diberi angin.
- Anginnya disebut berembus lembut, bukan kencang. Bukan badai. Lembut.
- Arahnya diserahkan Allah pada perintahnya. Ke mana saja. Yang ia tuju.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-kh-r, r-w-h, j-r-y, a-m-r, r-kh-w, h-y-ts, s-w-b): sakhkharnaa r-riih diterjemahkan 'menundukkan angin' (akar s-kh-r + akar r-w-h); rukhaa'an diterjemahkan 'lembut (sepoi)' (akar r-kh-w); asaab diterjemahkan 'menuju (menghendaki)' (akar s-w-b). Selaras.