وَاذْكُرْ عِبَادَنَا إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ أُولِي الْأَيْدِي وَالْأَبْصَارِ
Ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq, dan Ya'qub, yang mempunyai kekuatan dan penglihatan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَاذْكُرْ عِبَادَنَا إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَwa-dzkur 'ibaadanaa ibraahiima wa-ishaaqa wa-ya'quubaingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq, dan Ya'qub
- أُولِي الْأَيْدِي وَالْأَبْصَارِulii l-aydii wa-l-abshaariyang mempunyai kekuatan dan penglihatan
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَاذْكُرْwa-dzkurdan sebutlah
- عِبَادَنَا'ibaadanaahamba-hamba Kami
- إِبْرَاهِيمَibraahiimaIbrahim
- وَإِسْحَاقَwa-ishaaqadan Ishaq
- وَيَعْقُوبَwa-ya'quubadan Yaqub
- أُولِيuliipemilik
- الْأَيْدِيl-aydiitangan
- وَالْأَبْصَارِwa-l-abshaaridan penglihatan
Inti bacaan
Daftar hamba pilihan 'Ibrahim, Ishaq, dan Ya'qub yang mempunyai kekuatan dan penglihatan', kualitas ganda ketahanan dan kejernihan spiritual sebagai kriteria kehormatan yang disebutkan eksplisit.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(dalam taat kepada Allah)' dan '(mata hati yang jernih)' tidak dipakai: 'al-aydii' ('tangan-tangan', metafora kekuatan) dan 'al-absaari' ('penglihatan-penglihatan', metafora ketajaman batin) dibiarkan dalam kepadatan idiomatiknya sendiri tanpa penjelasan tambahan berkurung.
Tafsiran
Ayat ini beralih menyebut tiga generasi nabi berturut-turut, disatukan dengan sifat kekuatan dan penglihatan yang menandai keteguhan dan kejernihan wawasan mereka.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Ibrahim, Ishaq, dan Ya'qub. Tiga generasi berturut. Yang disebut satu garis, dan itu memperlihatkan apa yang diwariskan.
- Sebutan yang Dia pakai hamba-hamba Kami. Bukan nabi-nabi. Yang dipuji dengan sebutan yang paling merendah.
- Dua sifat yang Dia sebut: kekuatan dan penglihatan. Tenaga dan pemahaman. Yang dipuji bukan salah satu, melainkan keduanya bersama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.