هَٰذَا ذِكْرٌ ۚ وَإِنَّ لِلْمُتَّقِينَ لَحُسْنَ مَآبٍ

Ini adalah suatu peringatan; dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar ada tempat kembali yang baik,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. هَٰذَا ذِكْرٌhaadzaa dzikrunini adalah suatu peringatan
  2. وَإِنَّ لِلْمُتَّقِينَ لَحُسْنَ مَآبٍwa-inna li-l-muttaqiina la-husna ma'aabindan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar ada tempat kembali yang baik

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. هَٰذَاhaadzaaini
  2. ذِكْرٌdzikrunperingatan
  3. وَإِنَّwa-innadan sungguh
  4. لِلْمُتَّقِينَli-l-muttaqiinabagi orang-orang yang bertakwa
  5. لَحُسْنَla-husnasungguh sebaik-baik
  6. مَآبٍma'aabintempat kembali

Inti bacaan

Janji 'tempat kembali yang baik' bagi orang bertakwa, kesimpulan dari seluruh rangkaian kisah para nabi sebagai teladan konkret jalan menuju hasil ini.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(disediakan)' tidak dipakai. 'Haadzaa' benar diterjemahkan 'ini'.

Tafsiran

Ayat ini menandai transisi: menutup daftar nabi-nabi sebagai peringatan, lalu membuka gambaran balasan bagi orang-orang yang bertakwa.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menamai deretan kisah tadi peringatan. Bukan sejarah. Peringatan.
  • Kalimatnya beralih dari kisah ke janji. Yang tadi orang. Yang ini tempat.
  • Frasa tempat kembali dipakai Allah. Bukan tempat baru. Yang dituju sesudah berkeliling.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar dz-k-r, w-q-y, h-s-n, a-w-b): dhikr diterjemahkan 'peringatan' (akar dz-k-r; terjemahan lain 'kehormatan'); muttaqiin diterjemahkan 'orang bertakwa' (akar w-q-y); husn ma'aab diterjemahkan 'tempat kembali yang baik' (akar h-s-n + akar '-w-b). gloss '(kehormatan)/(bagimu dan kaummu)' dibuang.