هَٰذَا ۚ وَإِنَّ لِلطَّاغِينَ لَشَرَّ مَآبٍ

Inilah. Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang melampaui batas benar-benar ada tempat kembali yang buruk,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. هَٰذَاhaadzaainilah
  2. وَإِنَّ لِلطَّاغِينَ لَشَرَّ مَآبٍwa-inna li-th-thaaghiina la-syarra ma'aabindan sesungguhnya bagi orang-orang yang melampaui batas benar-benar ada tempat kembali yang buruk

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. هَٰذَاhaadzaaini
  2. وَإِنَّwa-innadan sungguh
  3. لِلطَّاغِينَli-th-thaaghiinabagi orang-orang yang melampaui batas
  4. لَشَرَّla-syarrasungguh seburuk-buruk
  5. مَآبٍma'aabintempat kembali

Inti bacaan

Kontras tegas dari kebahagiaan sebelumnya ke 'tempat kembali yang buruk', struktur naratif yang sengaja menempatkan dua nasib berlawanan berdampingan agar perbandingan konsekuensi jelas terlihat.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(disediakan)' tidak dipakai.

Tafsiran

Ayat ini membalik arah gambaran: dari balasan bagi orang bertakwa menuju kontras tajam bagi orang-orang yang melampaui batas.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memotong dengan satu kata. Inilah. Lalu berbalik arah.
  • Kalimatnya sejajar dengan yang tentang orang bertakwa. Bentuknya sama. Isinya berlawanan.
  • Frasa tempat kembali dipakai untuk keduanya. Allah memakai istilah yang sama. Yang berbeda sifatnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar t-gh-y, sh-r-r, a-w-b): taaghiin diterjemahkan 'yang melampaui batas' (akar t-gh-y, tughyaan); sharr ma'aab diterjemahkan 'tempat kembali yang buruk' (akar sh-r-r + akar '-w-b). gloss '(kenikmatan bagi orang yang bertakwa)' dibuang.