قُلْ هُوَ نَبَأٌ عَظِيمٌ

Katakanlah, “Ia adalah berita yang agung,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. قُلْ هُوَ نَبَأٌ عَظِيمٌqul huwa naba'un azhiimunkatakanlah, ia adalah berita yang agung
Catatan pilihan kata (ringkas)

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: 'Say thou: “It is a tremendous report' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.

Aplikasi

Klaim 'berita yang agung' atas Al-Qur'an, penegasan nilai objektif pesan yang disampaikan, terlepas dari bagaimana ia diterima oleh pendengarnya.