قُلْ هُوَ نَبَأٌ عَظِيمٌ
Katakanlah, “Ia adalah berita yang agung,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قُلْ هُوَ نَبَأٌ عَظِيمٌqul huwa naba'un 'azhiimunkatakanlah, ia adalah berita yang agung
Terjemahan per kata (4 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- هُوَhuwaia
- نَبَأٌnaba'unberita
- عَظِيمٌ'azhiimunyang agung
Inti bacaan
Klaim 'berita yang agung' atas Al-Qur'an, penegasan nilai objektif pesan yang disampaikan, terlepas dari bagaimana ia diterima oleh pendengarnya.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Nabi Muhammad)' dan '(Al-Qur'an)' tidak dipakai: keduanya tidak ada padanan eksplisit; kata ganti 'ia' dibiarkan sesuai kata ganti 'huwa' dalam teks Arab tanpa identifikasi tambahan berkurung.
Tafsiran
Ayat ini membuka perintah baru kepada Nabi: menegaskan bahwa wahyu yang dibawanya adalah berita besar, bukan perkara sepele yang layak diabaikan.
Renungan dan Hikmah
- Yang disuruh diucapkan penilaiannya, bukan pembelaannya. Berita yang agung. Allah menaruh nilainya di depan.
- Kata berita dipakai, bukan kata kitab. Yang ditekankan isinya. Sesuatu yang perlu diketahui.
- Kalimatnya pendek dan belum selesai. Allah menyambungnya ke ayat berikutnya. Yang agung itu belum dirinci.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.