Ayat 38:74

إِلَّا إِبْلِيسَ اسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ

kecuali Iblis. Ia menyombongkan diri dan termasuk golongan kafir.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِلَّا إِبْلِيسَillaa ibliisakecuali Iblis
  2. اسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَistakbara wa-kaana mina l-kaafiriinaia menyombongkan diri dan termasuk golongan kafir

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. إِلَّاillaakecuali
  2. إِبْلِيسَibliisaIblis
  3. اسْتَكْبَرَistakbaramenyombongkan diri
  4. وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
  5. مِنَminadari
  6. الْكَافِرِينَl-kaafiriinaorang-orang yang kufur

Inti bacaan

Pengecualian tunggal 'Iblis. Ia menyombongkan diri', satu penyimpangan dari ketaatan universal, akar masalahnya secara eksplisit diidentifikasi sebagai kesombongan, bukan ketidaktahuan.

Tafsiran

Ayat ini menandai satu-satunya pengecualian: Iblis menolak sujud, disertai penilaian tegas atas sikapnya sebagai kesombongan dan kekufuran.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut satu pengecualian dari ketaatan menyeluruh. Semua sujud. Kecuali Iblis.
  • Sebabnya disebut kesombongan. Bukan tidak tahu. Tahu, lalu menyombongkan diri.
  • Penilaiannya diberikan Allah di kalimat yang sama. Bukan ditunda. Termasuk golongan kafir.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.

Ayat 38:75

قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ ۖ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِينَ

Berfirman, “Wahai Iblis, apakah yang menghalangimu untuk bersujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kedua tangan-Ku? Apakah engkau menyombongkan diri ataukah termasuk golongan yang tinggi?”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَqaala yaa ibliisu maa mana'akaberfirman, wahai Iblis, apakah yang menghalangimu
  2. أَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّan tasjuda li-maa khalaqtu bi-yadayyauntuk bersujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kedua tangan-Ku
  3. أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِينَa-stakbarta am kunta mina l-'aaliinaapakah engkau menyombongkan diri ataukah termasuk golongan yang tinggi

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. يَاyaawahai
  3. إِبْلِيسُibliisuIblis
  4. مَاmaaapakah
  5. مَنَعَكَmana'akamenghalangimu
  6. أَنْanuntuk
  7. تَسْجُدَtasjudaengkau bersujud
  8. لِمَاli-maabagi apa yang
  9. خَلَقْتُkhalaqtuAku menciptakan
  10. بِيَدَيَّbi-yadayyadengan kedua tangan-Ku
  11. أَسْتَكْبَرْتَa-stakbartaapakah engkau menyombongkan diri
  12. أَمْamatau
  13. كُنْتَkuntaengkau adalah
  14. مِنَminadari
  15. الْعَالِينَl-'aaliinaorang-orang yang tinggi

Inti bacaan

Pertanyaan langsung Allah 'apakah engkau menyombongkan diri ataukah termasuk golongan yang lebih tinggi?', konfrontasi yang menuntut pertanggungjawaban personal atas penolakan, bukan dibiarkan tanpa klarifikasi.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(Allah)', '(kekuasaan-Ku)', '(memang)', dan '(lebih)' tidak dipakai sepenuhnya: 'bi-yadayya' ('dengan kedua tangan-Ku') dibiarkan dalam bentuk aslinya tanpa penjelasan teologis tambahan yang tidak eksplisit di teks Arab.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan pertanyaan langsung Allah kepada Iblis: menantang alasan di balik penolakannya terhadap perintah yang jelas.

Renungan dan Hikmah

  • Allah bertanya apa yang menghalanginya. Bukan langsung menghukum. Yang menolak ditanya dahulu, meski jawabannya sudah diketahui.
  • Dua kemungkinan ditawarkan: menyombongkan diri, atau termasuk golongan yang tinggi. Sepasang. Ruang untuk membela diri disediakan lebih dahulu.
  • Allah menyebut yang telah Aku ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Bukan sekadar Kuciptakan. Yang diremehkan disebut dengan rumusan yang paling dekat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.