لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنْكَ وَمِمَّنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَ
Sungguh, Aku akan memenuhi Jahanam denganmu dan dengan orang yang mengikutimu dari mereka, semuanya.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنْكَla-amla'anna jahannama minkasungguh, Aku akan memenuhi Jahanam denganmu
- وَمِمَّنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَwa-mimman tabi'aka minhum ajma'iinadan dengan orang yang mengikutimu dari mereka, semuanya
Terjemahan per kata (7 kata)
- لَأَمْلَأَنَّla-amla'annasungguh Aku akan memenuhi
- جَهَنَّمَjahannamaJahanam
- مِنْكَminkadenganmu
- وَمِمَّنْwa-mimmandan di antara siapa
- تَبِعَكَtabi'akamengikutimu
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- أَجْمَعِينَajma'iinaseluruhnya
Inti bacaan
Susunan (لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ, la-amla'anna jahannama) muncul empat kali di Al-Qur'an, yaitu di 7:18, 11:119, 32:13, dan 38:85.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (لَأَمْلَأَنَّ, la-amla'anna) yang berarti "sungguh Aku akan memenuhi". Bentuk ini tersusun dari awalan (لَ, la-) yang berarti "sungguh", kata kerja amla'a yang berarti "Aku memenuhi" dari akar م-ل-أ, dan akhiran penegas -anna. Rangkaian (لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ, la-amla'anna jahannama) muncul empat kali di empat surah, yaitu di 7:18, 11:119, 32:13, dan 38:85. Pembicaranya Allah pada keempatnya. Ayat 7:18 membuka dengan (قَالَ اخْرُجْ, qaala khruj) sebagai jawaban kepada Iblis, 11:119 menyebut (كَلِمَةُ رَبِّكَ, kalimatu rabbika) yang berarti "kalimat Tuhanmu", dan 32:13 memuat (مِنِّي, minnii) yang berarti "dari-Ku". Keempat ayat itu berakhir pada (أَجْمَعِينَ, ajma'iina) yang berarti "semuanya".
Apa yang memenuhi Jahanam berbeda dari ayat ke ayat. Di 7:18, (مِنْكُمْ أَجْمَعِينَ, minkum ajma'iina) memakai akhiran jamak -kum yang berarti "kalian semua". Di 11:119 dan 32:13, (مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ, mina l-jinnati wa-n-naasi) menyebut dua golongan, yaitu jin dan manusia. Di 38:85 ada dua sebutan dengan min: (مِنْكَ, minka) dengan akhiran tunggal -ka, dan (وَمِمَّنْ, wa-mimman) yang tersusun dari min dan man yang berarti "siapa". Hanya di 38:85 Iblis disebut sendirian dengan akhiran tunggal, lalu pengikutnya disebut sesudahnya. Terjemahan memakai "dengan" pada kedua sebutan itu karena sesudah min disebut isi yang memenuhi Jahanam.
Kata kerja (تَبِعَكَ, tabi'aka) yang berarti "mengikutimu" berakar ت-ب-ع dan berbentuk lampau. Rangkaian ini muncul tiga kali, yaitu di 7:18, 17:63, dan 38:85, dan ketiganya berada dalam jawaban kepada Iblis. Di 7:18 bunyinya (لَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ, la-man tabi'aka minhum) yang berarti "siapa saja di antara mereka yang mengikutimu", dan di 17:63 (فَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ, fa-man tabi'aka minhum) yang berarti "maka siapa yang mengikutimu dari mereka". Ketiganya memakai min dan -hum untuk menunjuk pengikut sebagai bagian dari "mereka". Kata ganti -hum itu tidak diberi nama di 38:82 sampai 38:85. Ayat 17:62, yang mendahului 17:63, memuat (ذُرِّيَّتَهُ, dzurriyyatahu) yang berarti "keturunannya", tetapi 38:85 tidak memuat kata itu dan tidak menamai "mereka".
Kata (جَهَنَّمَ, jahannama) di ayat ini menjadi tempat yang diisi, dan akar م-ل-أ yang sama dipakai untuk Jahanam di 50:30 dalam bentuk lain. Ayat itu memuat (نَقُولُ لِجَهَنَّمَ, naquulu li-jahannama) yang berarti "Kami berkata kepada Jahanam", lalu (هَلِ امْتَلَأْتِ, hali mtala'ti) yang berarti "apakah engkau sudah penuh?", dan jawaban (هَلْ مِنْ مَزِيدٍ, hal min maziidin) yang berarti "adakah tambahan?". Di 38:85 Allah memenuhi Jahanam, sedangkan di 50:30 Jahanam ditanya apakah sudah penuh. Dua ayat itu menyentuh dua sisi dari akar yang sama, dan konteksnya berlainan.
Kata (أَجْمَعِينَ, ajma'iina) yang berarti "semuanya" menutup dua ucapan dalam percakapan ini. Di 38:82, (لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ, la-ughwiyannahum ajma'iina) menutup tekad Iblis untuk menyesatkan, dan rangkaian itu hanya terulang di 15:39. Di 38:85 kata yang sama menutup jawaban dan terletak sesudah (مِنْهُمْ, minhum). Terjemahan menaruhnya sesudah "dari mereka" dengan koma, sehingga "semuanya" dapat dibaca mencakup seluruh sebutan di depannya, yaitu Iblis dan pengikutnya dari antara mereka.
Tafsiran
Ayat ini menutup percakapan yang dibuka di 38:75, dan jawabannya menyebut dua pihak yang akan memenuhi Jahanam, yaitu Iblis sendiri dan orang yang mengikutinya. Syarat bagi pihak kedua ada pada kata kerja mengikuti, yang menunjuk perbuatan orang itu, dan ayat tidak merinci siapa saja yang termasuk di dalamnya atau berapa jumlahnya.
Percakapan tentang penangguhan Iblis dicatat di empat tempat termasuk ayat ini, dan jawaban Allah di keempatnya menyebut pengikut Iblis. Di 7:18 bunyinya (لَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ, la-man tabi'aka minhum), di 17:63 (فَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ, fa-man tabi'aka minhum), dan di 15:42 (إِلَّا مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِينَ, illaa mani ttaba'aka mina l-ghaawiina) yang berarti "kecuali orang yang mengikutimu dari kalangan yang terjerumus". Ayat 15:42 dibuka dengan (إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ, inna 'ibaadii laysa laka 'alayhim sulthaanun) yang berarti "sesungguhnya hamba-hamba-Ku, engkau tidak memiliki keterangan atas mereka", dan 15:43 melanjutkan dengan (وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ, wa-inna jahannama la-maw'iduhum ajma'iina) yang berarti "dan sesungguhnya Jahanam benar-benar tempat yang dijanjikan untuk mereka semua". Jawaban di 38:85 paling ringkas dan tidak memuat kalimat tentang hamba-hamba-Nya seperti di 15:42.
Ayat 38:83 memuat pengecualian yang diucapkan Iblis sendiri, yaitu hamba-hamba yang dimurnikan, dan 38:85 tidak menyinggungnya. Hubungan antara kelompok itu dan kalimat "orang yang mengikutimu" tidak dinyatakan di ayat ini. Ayat 15:42 menaruh keduanya berdampingan dalam satu kalimat, dan di Surah Sad hubungan itu dibiarkan sebagaimana tertulis.
Sesudah 38:85, terjemahan menutup kutipan percakapan, dan teks tidak mencatat tanggapan Iblis. Ayat berikutnya, 38:86, membuka ucapan lain yang dimulai dengan (قُلْ, qul).
Renungan dan Hikmah
- Jawaban di 38:85 menyebut Iblis lebih dulu, dengan akhiran tunggal, baru sesudah itu orang yang mengikutinya. Di 38:82 Iblis berjanji menyesatkan semuanya, dan ucapan Allah yang menjawabnya tidak membiarkan pihak yang berjanji itu keluar dari daftar. Pembaca yang pernah menerima bujukan atau ajakan dapat memperhatikan bahwa ayat ini menaruh yang membujuk dan yang menuruti dalam satu kalimat, tanpa menghapus salah satunya dan tanpa menukar urutannya. Pada sebuah ajakan yang pernah diturutinya, bagian mana yang dianggapnya milik sendiri?
- Pengikut disebut lewat kata kerja mengikuti, dan 38:85 tidak menyebut adanya paksaan. Ayat 15:42 menyebut bahwa Iblis tidak memiliki keterangan atas hamba-hamba Allah, kecuali atas orang yang mengikutinya, sehingga kata kerja dari akar yang sama menentukan batas keterangan itu di sana. Dari dua ayat itu pembaca dapat membaca ulang ajakan yang masuk ke dalam hidupnya sebagai sesuatu yang menunggu jawaban sebelum berlaku. Apa yang terjadi pada sebuah ajakan yang tidak disambut dengan langkah apa pun?
- Kata semuanya menutup tekad Iblis di 38:82 dan menutup jawaban Allah di 38:85. Di 38:82 yang hendak disesatkan adalah semua, lalu 38:83 mengecualikan sebagian, sedangkan jawaban di 38:85 memakai kata semuanya sesudah menyebut orang yang mengikuti. Kata yang sama membawa isi berbeda karena pembicaranya berbeda dan batas yang menyertainya berbeda. Pembaca yang sering mendengar klaim berbunyi semua orang begitu dapat memeriksa siapa yang mengucapkannya dan batas apa yang ikut diucapkan. Klaim semua apa yang pernah diulangnya tanpa menanyakan batasnya?
- Terjemahan menutup kutipan percakapan di 38:85, dan teks tidak mencatat tanggapan Iblis sesudah jawaban Allah. Ayat berikutnya membuka ucapan yang lain. Pembaca dapat mencatat bahwa sebuah percakapan bisa selesai dengan keputusan satu pihak, tanpa pernyataan penutup dari pihak yang menerima jawaban. Pembaca dapat bertanya pada dirinya sendiri tentang percakapan yang tidak pernah diselesaikannya: tanggapan apa yang tertunda karena pembicara lainnya sudah menyatakan isi akhirnya?
- Kata mereka di 38:85 menunjuk kelompok yang tidak diberi nama di ayat itu, dan Allah menyebutnya hanya dengan kata ganti. Ayat 17:62 memuat kata keturunannya dalam ucapan Iblis, tetapi 38:85 tidak mengulang kata itu. Pembaca yang menemukan kata ganti tanpa nama dapat memperhatikan bahwa pendengarlah yang memutuskan apakah kata itu didengar sebagai alamat bagi orang lain atau bagi dirinya sendiri. Kalau kata itu tidak menyebut nama, dengan apa pembaca memutuskan apakah ia ikut dimaksud?
- Percakapan di 38:82 sampai 38:85 memuat dua daftar rencana. Iblis menyebut pekerjaannya sendiri, yaitu menyesatkan, dan Allah menyebut pekerjaan-Nya, yaitu memenuhi Jahanam. Kedua daftar itu diucapkan oleh pihak yang berhadapan, dan jawaban Allah memakai kata kerja yang sama bentuknya, sungguh Aku akan, seperti ucapan Iblis. Orang yang membaca dua rencana yang saling berhadapan dapat menimbang kepada rencana mana hari-harinya disesuaikan. Rencana siapa yang sesungguhnya dijadikan patokan ketika menyusun pekerjaan sehari-hari?