قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُتَكَلِّفِينَ

Katakanlah, “Aku tidak meminta imbalan apa pun kepada kalian atasnya, dan aku bukan termasuk orang-orang yang mengada-ada.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍqul maa as'alukum 'alayhi min ajrinkatakanlah, aku tidak meminta imbalan apa pun kepada kalian atasnya
  2. وَمَا أَنَا مِنَ الْمُتَكَلِّفِينَwa-maa anaa mina l-mutakallifiinadan aku bukan termasuk orang-orang yang mengada-ada

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. قُلْqulkatakanlah
  2. مَاmaatidaklah
  3. أَسْأَلُكُمْas'alukumaku meminta kepada kalian
  4. عَلَيْهِ'alayhiatasnya
  5. مِنْmindari
  6. أَجْرٍajrinupah
  7. وَمَاwa-maadan tidaklah
  8. أَنَاanaaaku
  9. مِنَminadari
  10. الْمُتَكَلِّفِينَl-mutakallifiinaorang-orang yang mengada-ada

Inti bacaan

Penegasan kredibilitas 'aku tidak meminta imbalan apa pun. bukan termasuk orang-orang yang mengada-ada', kepercayaan dibangun lewat ketiadaan motif finansial dan kejujuran klaim yang disampaikan.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini beralih kembali ke perintah kepada Nabi menyampaikan pesan langsung kepada pendengarnya.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan ketulusan misi kenabian: tanpa motif imbalan maupun rekaan pribadi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyuruh menutup dua celah tuduhan sekaligus. Bukan cari uang. Bukan mengarang.
  • Yang kedua lebih berat daripada yang pertama. Tidak dibayar bisa diperiksa. Tidak mengarang harus dipercaya.
  • Kalimatnya disuruh diucapkan, bukan diceritakan. Allah menaruhnya sebagai perintah. Yang membela dirinya sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, s-a-l, a-j-r, k-l-f): qul maa as'alukum alayhi min ajrin wa maa anaa mina l-mutakallifiin diterjemahkan 'tak minta upah; aku bukan pengada-ada' (akar s-'-l + akar '-j-r + akar k-l-f, al-mutakallifiin: yang memaksakan/mereka-reka klaim; dua penegasan otentisitas: (1) tanpa-upah (34:47), (2) tanpa-mengarang, inti 69:44-47, haatuu burhaanakum). gloss '(Nabi Muhammad)/(dakwahku)' dibuang.