إِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنْكُمْ ۖ وَلَا يَرْضَىٰ لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ ۖ وَإِنْ تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ ۗ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ مَرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Jika kalian kufur, sesungguhnya Allah tidak memerlukan kalian. Dia pun tidak meridai kekufuran hamba-hamba-Nya. Jika kalian bersyukur, Dia meridainya bagi kalian. Seseorang yang berdosa tidak memikul dosa orang lain. Kemudian, kepada Tuhan kalianlah kembali kalian, lalu, Dia beritakan kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan. Sesungguhnya Dia berilmu akan apa yang tersimpan di dalam dada.
Terjemahan bertahap (7 jeda)
- إِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنْكُمْin takfuruu fa-inna llaaha ghaniyyun 'ankumjika kalian kufur, sesungguhnya Allah tidak memerlukan kalian
- وَلَا يَرْضَىٰ لِعِبَادِهِ الْكُفْرَwa-laa yardhaa li-'ibaadihi l-kufradan Dia tidak meridai kekufuran hamba-hamba-Nya
- وَإِنْ تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْwa-in tasykuruu yardhahu lakumjika kalian bersyukur, Dia meridainya bagi kalian
- وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰwa-laa taziru waaziratun wizra ukhraadan seseorang yang berdosa tidak memikul dosa orang lain
- ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ مَرْجِعُكُمْtsumma ilaa rabbikum marji'ukumkemudian, kepada Tuhan kalianlah kembali kalian
- فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَfa-yunabbi'ukum bi-maa kuntum ta'maluunalalu, Dia beritakan kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan
- إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِinnahu 'aliimun bi-dzaati sh-shuduurisesungguhnya Dia berilmu akan apa yang tersimpan di dalam dada
Terjemahan per kata (31 kata)
- إِنْinjika
- تَكْفُرُواtakfuruukalian kufur
- فَإِنَّfa-innamaka sesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- غَنِيٌّghaniyyunMahakaya
- عَنْكُمْ'ankumdari kalian
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- يَرْضَىٰyardhaarida
- لِعِبَادِهِli-'ibaadihibagi hamba-hamba-Nya
- الْكُفْرَl-kufrakekufuran
- وَإِنْwa-indan jika
- تَشْكُرُواtasykuruukalian bersyukur
- يَرْضَهُyardhahuDia meridainya
- لَكُمْlakumkepada kalian
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- تَزِرُtazirumemikul
- وَازِرَةٌwaaziratunyang memikul
- وِزْرَwizrabeban
- أُخْرَىٰukhraayang lain
- ثُمَّtsummakemudian
- إِلَىٰilaakepada
- رَبِّكُمْrabbikumTuhan kalian
- مَرْجِعُكُمْmarji'ukumtempat kembali kalian
- فَيُنَبِّئُكُمْfa-yunabbi'ukummaka Dia memberitakan kepada kalian
- بِمَاbi-maapada apa yang
- كُنْتُمْkuntumkalian selalu
- تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan
- إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
- عَلِيمٌ'aliimunberilmu
- بِذَاتِbi-dzaatipada isi
- الصُّدُورِsh-shuduuridada
Inti bacaan
Prinsip kemandirian ilahi: 'jika kalian kufur, Allah tidak memerlukan kalian. jika kalian bersyukur, Dia meridai kesyukuran kalian', ibadah tidak menguntungkan Allah sedikit pun, melainkan murni untuk kebaikan pelakunya sendiri.
Penjelasan pilihan kata
Kata 'itu' ('kesyukuran kalian itu') dihapus: 'yardahu' ('Dia meridainya') sudah memakai sufiks objek '-hu' yang merujuk balik ke kesyukuran, tanpa perlu demonstrativa tambahan.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan kemandirian Allah dari ketaatan maupun kekufuran manusia, disertai prinsip keadilan bahwa setiap orang menanggung dosanya sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Dia tak memerlukan mereka, dan tetap tak meridai kekufuran mereka. Dua-duanya. Yang tak butuh tetap peduli, dan itu yang mengejutkan.
- Untuk syukur disebut Dia meridainya bagi kalian. Bukan bagi diri-Nya. Yang untung dari syukur disebutkan siapa.
- Allah menutup dengan seseorang tak memikul beban orang lain. Sesudah bicara syukur dan kufur. Yang berbalas bukan cuma perbuatannya, melainkan juga batas tanggungannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini murni (kamu diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sufiks '-mu' jamak diterjemahkan 'kalian'), kata kunci syukur tak diubah (sisi-hamba sudah selaras). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).