أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ
Ataukah orang yang taat beribadah pada waktu malam dalam keadaan bersujud dan berdiri, takut pada akhirat, dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah, “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya hanya orang-orang yang berpikiran sehat yang dapat menerima pelajaran.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًاam-man huwa qaanitun aanaa'a l-layli saajidan wa-qaa'imanataukah orang yang taat beribadah pada waktu malam dalam keadaan bersujud dan berdiri
- يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِyahdzaru l-aakhirata wa-yarjuu rahmata rabbihitakut pada akhirat, dan mengharapkan rahmat Tuhannya
- قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَqul hal yastawii lladziina ya'lamuuna wa-lladziina laa ya'lamuunakatakanlah, apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui
- إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِinnamaa yatadzakkaru uluu l-albaabisesungguhnya hanya orang-orang yang berpikiran sehat yang dapat menerima pelajaran
Terjemahan per kata (24 kata)
- أَمَّنْammanataukah siapa
- هُوَhuwaia
- قَانِتٌqaanitunyang taat
- آنَاءَaanaa'awaktu-waktu
- اللَّيْلِl-laylimalam
- سَاجِدًاsaajidanbersujud
- وَقَائِمًاwa-qaa'imandan berdiri
- يَحْذَرُyahdzaruwaspada
- الْآخِرَةَl-aakhirataakhirat
- وَيَرْجُوwa-yarjuudan mengharapkan
- رَحْمَةَrahmatarahmat
- رَبِّهِrabbihiTuhannya
- قُلْqulkatakanlah
- هَلْhalapakah
- يَسْتَوِيyastawiisama
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
- وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
- لَاlaatidak
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
- إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
- يَتَذَكَّرُyatadzakkarumengambil pelajaran
- أُولُوuluuorang-orang yang memiliki
- الْأَلْبَابِl-albaabiakal
Inti bacaan
Perbandingan tajam antara yang beribadah malam hari penuh kesadaran dengan yang tidak, ditutup pertanyaan kunci 'apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan yang tidak mengetahui?', pengetahuan sejati berkorelasi dengan praktik spiritual yang konsisten, bukan sekadar informasi teoretis.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Apakah orang musyrik yang lebih beruntung)' tidak dipakai sepenuhnya: bagian tersebut sama sekali tidak ada padanan dalam teks Arab; 'amman' ('ataukah orang yang') diterjemahkan langsung tanpa perbandingan eksplisit yang dikarang. Tambahan '(azab)', '(Nabi Muhammad)', dan '(hak-hak Allah)' (2×) turut dihapus. '(orang yang berakal sehat)' juga dihapus: 'uluu l-albaabi' diterjemahkan langsung 'orang-orang yang berpikiran sehat', konsisten dengan terjemahan di 38:43.
Tafsiran
Ayat ini mengontraskan sikap orang yang taat beribadah malam hari dengan penikmat kekufuran sesaat dari ayat sebelumnya: sebuah perbandingan yang menegaskan perbedaan mendasar antara yang mengetahui dan yang tidak.
Renungan dan Hikmah
- Yang disebut Allah bukan banyaknya ibadah, melainkan waktunya: pada malam hari. Jam ketika tak ada seorang pun menyaksikan dan tak ada yang menuntut. Ukuran yang dipilih bukan besarnya perbuatan, melainkan tempat perbuatan itu dikerjakan, dan tempat itu tersembunyi.
- Orang itu digambarkan 'takut pada akhirat, dan mengharapkan rahmat Tuhannya'. Dua arah sekaligus, di satu dada. Bukan takut yang melumpuhkan dan bukan harap yang melalaikan. Yang satu tanpa yang lain selalu berkembang jadi sesuatu yang tidak sehat.
- Sesudah menggambarkan orang yang beribadah, pertanyaan yang diajukan justru 'apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui'. Yang dijadikan pembeda pengetahuan, bukan ibadahnya. Allah menempatkan sujud malam itu sebagai tanda dari sesuatu yang lebih dalam, bukan sebagai pokoknya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…g ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dalam k…”.