لَهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِنَ النَّارِ وَمِنْ تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ۚ ذَٰلِكَ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِ عِبَادَهُ ۚ يَا عِبَادِ فَاتَّقُونِ

Bagi mereka dari atas mereka ada lapisan-lapisan api, dan dari bawah mereka ada lapisan-lapisan pula. Demikianlah Allah menakuti hamba-hamba-Nya dengannya. Wahai hamba-hamba-Ku, bertakwalah kepada-Ku.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. لَهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِنَ النَّارِ وَمِنْ تَحْتِهِمْ ظُلَلٌlahum min fawqihim zhulalun mina n-naari wa-min tahtihim zhulalunbagi mereka dari atas mereka ada lapisan-lapisan api, dan dari bawah mereka ada lapisan-lapisan pula
  2. ذَٰلِكَ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِ عِبَادَهُdzaalika yukhawwifu llaahu bihi 'ibaadahudemikianlah Allah menakuti hamba-hamba-Nya dengannya
  3. يَا عِبَادِ فَاتَّقُونِyaa 'ibaadi fa-ttaquuniwahai hamba-hamba-Ku, bertakwalah kepada-Ku

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. لَهُمْlahumbagi mereka
  2. مِنْmindari
  3. فَوْقِهِمْfawqihimatas mereka
  4. ظُلَلٌzhulalunnaungan
  5. مِنَminadari
  6. النَّارِn-naariapi
  7. وَمِنْwa-mindan dari
  8. تَحْتِهِمْtahtihimbawah mereka
  9. ظُلَلٌzhulalunnaungan
  10. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  11. يُخَوِّفُyukhawwifumenakut-nakuti
  12. اللَّهُllaahuAllah
  13. بِهِbihidengannya
  14. عِبَادَهُ'ibaadahuhamba-hamba-Nya
  15. يَاyaawahai
  16. عِبَادِ'ibaadihamba-hamba-Ku
  17. فَاتَّقُونِfa-ttaquunimaka bertakwalah kepada-Ku

Inti bacaan

Gambaran mengerikan 'lapisan-lapisan api' dari atas dan bawah ditutup seruan personal 'wahai hamba-hamba-Ku, bertakwalah kepada-Ku', peringatan keras dipasangkan kelembutan sapaan 'hamba-Ku', kombinasi ketegasan dan kasih sayang dalam satu ayat.

Penjelasan pilihan kata

Tanda kutip yang dipakai draf awal untuk bagian penutup ayat ini tidak dipertahankan, tidak ada 'qul' yang mendahuluinya, mengikuti pola konsisten 38:17/26/39/42/44: sapaan vokatif langsung Allah kepada hamba-Nya tanpa penanda ucapan diterjemahkan sebagai narator baku.

Tafsiran

Ayat ini menggambarkan azab yang menyelimuti dari segala arah, ditutup seruan langsung kepada hamba-hamba Allah untuk bertakwa.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut lapisan api dari atas dan dari bawah mereka. Dua arah. Yang digambarkan terkepung, bukan tersentuh dari satu sisi.
  • Allah menyebut demikianlah Dia menakuti hamba-hamba-Nya. Maksudnya disebutkan sendiri. Gambaran itu diakui sebagai penakut, dan pengakuan itu bagian dari kejujurannya.
  • Penutupnya berupa sapaan langsung: wahai hamba-hamba-Ku. Sesudah gambaran yang berat. Yang ditakuti disapa dengan sebutan yang paling dekat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar f-w-q, zh-l-l, n-w-r, t-h-t, kh-w-f, a-l-h, '-b-d, w-q-y): zhulal diterjemahkan 'lapisan (naungan)' (akar zh-l-l); yukhawwifu diterjemahkan 'menakuti' (akar kh-w-f); ibaad diterjemahkan 'hamba' (akar '-b-d); ittaquun diterjemahkan 'bertakwalah' (akar w-q-y). Selaras.