وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوتَ أَنْ يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوا إِلَى اللَّهِ لَهُمُ الْبُشْرَىٰ ۚ فَبَشِّرْ عِبَادِ

Dan orang-orang yang menjauhi tagut agar tidak menyembahnya, dan kembali kepada Allah, bagi mereka kabar gembira; maka, sampaikanlah kabar gembira kepada hamba-hamba-Ku,

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوتَ أَنْ يَعْبُدُوهَاwa-lladziina jtanabuu th-thaaghuuta an ya'buduuhaadan orang-orang yang menjauhi tagut agar tidak menyembahnya
  2. وَأَنَابُوا إِلَى اللَّهِ لَهُمُ الْبُشْرَىٰwa-anaabuu ilaa llaahi lahumu l-busyraadan kembali kepada Allah, bagi mereka kabar gembira
  3. فَبَشِّرْ عِبَادِfa-basysyir 'ibaadimaka, sampaikanlah kabar gembira kepada hamba-hamba-Ku

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  2. اجْتَنَبُواjtanabuumereka menjauhi
  3. الطَّاغُوتَth-thaaghuutatagut
  4. أَنْanagar tidak
  5. يَعْبُدُوهَاya'buduuhaamereka menyembahnya
  6. وَأَنَابُواwa-anaabuudan mereka kembali
  7. إِلَىilaakepada
  8. اللَّهِllaahiAllah
  9. لَهُمُlahumubagi mereka
  10. الْبُشْرَىٰl-busyraakabar gembira
  11. فَبَشِّرْfa-basysyirmaka berilah kabar gembira
  12. عِبَادِ'ibaadihamba-hamba-Ku

Inti bacaan

Kabar gembira bagi yang 'menjauhi tagut agar tidak menyembahnya, dan kembali kepada Allah', penekanan pada tindakan aktif menjauh dari sistem nilai yang menyesatkan, bukan sekadar pasif tidak terlibat.

Penjelasan pilihan kata

Kata 'itu' ('kabar gembira itu') dihapus: 'fa-bashshir' ('maka, sampaikanlah kabar gembira') sudah mengandung objeknya sendiri lewat makna kata kerja tanpa perlu demonstrativa tambahan.

Tafsiran

Ayat ini membalik arah dari peringatan menuju kabar gembira: bagi mereka yang menjauhi berhala dan kembali kepada Allah.

Renungan dan Hikmah

  • Dua gerakan disebut sekaligus: menjauh dan kembali. Allah tidak berhenti pada yang pertama. Meninggalkan saja belum cukup.
  • Menjauhi tagut disebut lebih dahulu daripada menyembah. Kosongkan tempatnya. Baru isi.
  • Sapaannya berubah jadi hamba-hamba-Ku di ujung. Allah memakai kata milik. Yang diberi kabar disebut kepunyaan-Nya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-n-b, t-gh-y, '-b-d, n-w-b, a-l-h, b-sh-r): ijtanabuu t-taaghuut an ya'buduuhaa diterjemahkan 'menjauhi tagut agar tidak menyembahnya' (akar j-n-b + akar t-gh-y + akar '-b-d, taaghuut putaran 124: sumber-putusan-selain-wahyu; menjauhi ibadah kepadanya); anaabuu diterjemahkan 'kembali (bertobat)' (akar n-w-b); ibaad diterjemahkan 'hamba' (akar '-b-d). Selaras.