كَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَأَتَاهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ
Orang-orang sebelum mereka telah mendustakan, maka, azab datang kepada mereka dari arah yang tidak mereka sadari.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- كَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْkadzdzaba lladziina min qablihimorang-orang sebelum mereka telah mendustakan
- فَأَتَاهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَfa-ataahumu l-'adzaabu min haytsu laa yasy'uruunamaka, azab datang kepada mereka dari arah yang tidak mereka sadari
Terjemahan per kata (10 kata)
- كَذَّبَkadzdzabamendustakan
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- مِنْmindari
- قَبْلِهِمْqablihimsebelum mereka
- فَأَتَاهُمُfa-ataahumumaka datang kepada mereka
- الْعَذَابُl-'adzaabuazab
- مِنْmindari
- حَيْثُhaytsudi mana saja
- لَاlaatidak
- يَشْعُرُونَyasy'uruunamenyadari
Inti bacaan
Azab yang datang 'dari arah yang tidak mereka sadari', pengingat bahwa konsekuensi bisa tiba dari arah yang sama sekali tidak diantisipasi, bukan selalu dari sumber yang sudah diwaspadai.
Tafsiran
Ayat ini memperingatkan dengan acuan sejarah: azab yang datang tanpa disadari arahnya, sebuah kejutan yang tidak terduga.
Renungan dan Hikmah
- Arah datangnya disebut Allah tidak disadari. Bukan tidak diberi tahu. Tidak diduga arahnya.
- Yang dijadikan bukti kaum sebelumnya, bukan ancaman baru. Bukan kabar. Kejadian.
- Kewaspadaan mereka tertuju ke satu sisi, azab Allah datang dari sisi lain. Yang dijaga aman. Yang lengah terbuka.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-dz-b, q-b-l, a-t-y, '-dz-b, h-y-ts, sh-'-r): kadhdhaba diterjemahkan 'mendustakan' (akar k-dz-b); laa yash'uruun diterjemahkan 'tidak menyadari' (akar sh-'-r). gloss '(rasul-rasul)' dibuang.