فَأَذَاقَهُمُ اللَّهُ الْخِزْيَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Maka, Allah menimpakan kepada mereka kehinaan dalam kehidupan dunia. Sungguh, azab akhirat lebih besar, kalau mereka mengetahui.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. فَأَذَاقَهُمُ اللَّهُ الْخِزْيَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَاfa-adzaaqahumu llaahu l-khizya fii l-hayaati d-dunyaamaka, Allah menimpakan kepada mereka kehinaan dalam kehidupan dunia
  2. وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُwa-la-'adzaabu l-aakhirati akbarusungguh, azab akhirat lebih besar
  3. لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَlaw kaanuu ya'lamuunakalau mereka mengetahui

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. فَأَذَاقَهُمُfa-adzaaqahumumaka Allah mencicipkan kepada mereka
  2. اللَّهُllaahuAllah
  3. الْخِزْيَl-khizyakehinaan
  4. فِيfiidalam
  5. الْحَيَاةِl-hayaatikehidupan
  6. الدُّنْيَاd-dunyaadunia
  7. وَلَعَذَابُwa-la-'adzaabudan sungguh azab
  8. الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
  9. أَكْبَرُakbarulebih besar
  10. لَوْlawsekiranya
  11. كَانُواkaanuumereka adalah
  12. يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui

Inti bacaan

Kehinaan di dunia sebagai pratinjau azab akhirat yang 'lebih besar kalau mereka mengetahui-nya', konsekuensi berlapis di mana yang terlihat sekarang hanyalah sebagian kecil dari yang sesungguhnya menanti.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(-nya)' tidak dipakai: 'ya'lamuuna' ('mereka mengetahui') dibiarkan tanpa objek tambahan, sesuai bentuk kata kerjanya sendiri.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa kehinaan di dunia hanyalah pendahuluan: azab akhirat jauh lebih besar, sesuatu yang belum sepenuhnya mereka sadari.

Renungan dan Hikmah

  • Dua lapis akibat disebut berurutan. Yang di dunia sudah datang. Allah menyebut yang lebih besar masih menunggu.
  • Kehinaan disebut sebagai hukuman, bukan sebagai kebetulan. Ia ditimpakan. Bukan nasib buruk.
  • Penutupnya berupa pengandaian: kalau mereka mengetahui. Allah menyebut ketidaktahuan itu. Yang belum tahu belum merasa takut.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).