ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عِنْدَ رَبِّكُمْ تَخْتَصِمُونَ
Kemudian, sesungguhnya kalian pada hari kiamat, di hadapan Tuhan kalian, akan berbantah-bantahan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِtsumma innakum yawma l-qiyaamatikemudian, sesungguhnya kalian pada hari kiamat
- عِنْدَ رَبِّكُمْ تَخْتَصِمُونَ'inda rabbikum takhtashimuunadi hadapan Tuhan kalian, akan berbantah-bantahan
Terjemahan per kata (7 kata)
- ثُمَّtsummakemudian
- إِنَّكُمْinnakumsesungguhnya kalian
- يَوْمَyawmahari
- الْقِيَامَةِl-qiyaamatiKiamat
- عِنْدَ'indadi sisi
- رَبِّكُمْrabbikumTuhan kalian
- تَخْتَصِمُونَtakhtashimuunakalian berbantah-bantahan
Inti bacaan
Semua akan 'berbantah-bantahan' di hadapan Tuhan pada hari Kiamat, akuntabilitas berlaku merata tanpa memandang kedudukan duniawi yang pernah disandang.
Penjelasan pilihan kata
'Hari Kiamat' dinormalisasi jadi huruf kecil, konsisten 39:15 dan 39:24.
Tafsiran
Ayat ini menyusul pengingat kematian di ayat sebelumnya dengan penegasan bahwa perselisihan manusia akan berlanjut hingga hari kiamat, diadili langsung di hadapan Tuhan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut perbantahan berlanjut sampai ke sana. Bukan selesai saat mati. Diteruskan di hadapan-Nya.
- Tempatnya disebut di hadapan Tuhan kalian. Bukan di ruang sendiri. Di depan yang memutuskan.
- Kalimat ini menyusul pengingat kematian. Allah menyambungkan keduanya. Mati bukan akhir perkara.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-w-m, q-w-m, '-n-d, r-b-b, kh-s-m): takhtasimuun diterjemahkan 'berbantah-bantahan' (akar kh-s-m). Selaras.