Ayat 39:32

فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَبَ عَلَى اللَّهِ وَكَذَّبَ بِالصِّدْقِ إِذْ جَاءَهُ ۚ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْكَافِرِينَ

Maka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang berbohong terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika ia datang kepadanya? Bukankah di Jahanam ada tempat tinggal bagi orang-orang kafir?

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَبَ عَلَى اللَّهِfa-man azhlamu mimman kadzaba 'alaa llaahimaka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang berbohong terhadap Allah
  2. وَكَذَّبَ بِالصِّدْقِ إِذْ جَاءَهُwa-kadzdzaba bi-sh-shidqi idz jaa'ahudan mendustakan kebenaran ketika ia datang kepadanya
  3. أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْكَافِرِينَa-laysa fii jahannama matswan li-l-kaafiriinabukankah di Jahanam ada tempat tinggal bagi orang-orang kafir

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. فَمَنْfa-manmaka orang yang
  2. أَظْلَمُazhlamulebih zalim
  3. مِمَّنْmimmandari orang yang
  4. كَذَبَkadzababerdusta
  5. عَلَى'alaaatas
  6. اللَّهِllaahiAllah
  7. وَكَذَّبَwa-kadzdzabadan mendustakan
  8. بِالصِّدْقِbi-sh-shidqidengan kebenaran
  9. إِذْidzketika
  10. جَاءَهُjaa'ahudatang kepadanya
  11. أَلَيْسَa-laysabukankah
  12. فِيfiidi
  13. جَهَنَّمَjahannamaJahanam
  14. مَثْوًىmatswantempat tinggal
  15. لِلْكَافِرِينَli-l-kaafiriinabagi orang-orang yang kufur

Inti bacaan

Pertanyaan konfrontatif 'siapakah yang lebih zalim daripada orang yang berbohong terhadap Allah dan mendustakan kebenaran', dua bentuk kezaliman berat (kebohongan aktif dan penolakan kebenaran) disandingkan sebagai pelanggaran setara beratnya.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan tingkat kezaliman tertinggi: kebohongan atas nama Allah disandingkan dengan penolakan terhadap kebenaran yang telah datang.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyandingkan dua kesalahan sebagai satu ukuran. Mengarang atas nama-Nya. Menolak yang datang.
  • Kebenarannya disebut ketika ia datang. Bukan sebelum tahu. Sesudah sampai.
  • Pertanyaannya disusul pertanyaan lain tentang Jahanam. Allah menutup dengan dua tanya. Yang kedua sudah menyebut tempatnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar zh-l-m, k-dz-b, a-l-h, s-d-q, j-y-a, l-y-s, ts-w-y, k-f-r): kadzaba alaa llaah wa kadzdzaba bi-s-sidq diterjemahkan 'berbohong terhadap Allah & mendustakan kebenaran' (akar k-dz-b + akar s-d-q putaran 84, dua kezaliman: dusta atas Allah + menolak sidq/kebenaran); matswaa diterjemahkan 'tempat tinggal' (akar ts-w-y). Selaras.

Ayat 39:33

وَالَّذِي جَاءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهِ ۙ أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ

Dan orang yang membawa kebenaran dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَالَّذِي جَاءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهِwa-lladzii jaa'a bi-sh-shidqi wa-shaddaqa bihidan orang yang membawa kebenaran dan membenarkannya
  2. أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَulaa'ika humu l-muttaquunamereka itulah orang-orang yang bertakwa

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَالَّذِيwa-lladziidan yang
  2. جَاءَjaa'adatang
  3. بِالصِّدْقِbi-sh-shidqidengan kebenaran
  4. وَصَدَّقَwa-shaddaqadan membenarkan
  5. بِهِbihipadanya
  6. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  7. هُمُhumumerekalah
  8. الْمُتَّقُونَl-muttaquunaorang-orang yang bertakwa

Inti bacaan

Pasangan status 'yang membawa kebenaran dan membenarkannya', penyampai pesan dan penerima yang tulus disatukan dalam kategori orang bertakwa yang sama, kolaborasi peran yang saling melengkapi.

Penjelasan pilihan kata

'Ulaa'ika' benar diterjemahkan 'mereka itulah'.

Tafsiran

Ayat ini mengontraskan dengan ayat sebelumnya, bukan yang mendustakan kebenaran, melainkan yang membawa dan membenarkannya, itulah orang-orang bertakwa.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyatukan dua peran dalam satu sebutan. Yang membawa. Dan yang membenarkan.
  • Penyampai dan penerima disebut sederajat. Bukan yang satu di atas. Sama-sama bertakwa.
  • Kalimat ini bersandingan dengan ayat sebelumnya tentang pendusta. Allah menaruhnya berhadapan. Dua sikap atas hal yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-y-a, s-d-q, w-q-y): jaa'a bi-s-sidq wa saddaqa bihi diterjemahkan 'membawa kebenaran & membenarkannya' (akar s-d-q putaran 84, pembawa-kebenaran (Nabi) & pembenarnya (mukmin) = orang bertakwa); muttaquun diterjemahkan 'orang bertakwa' (akar w-q-y). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.