فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَبَ عَلَى اللَّهِ وَكَذَّبَ بِالصِّدْقِ إِذْ جَاءَهُ ۚ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْكَافِرِينَ
Maka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang berbohong terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika ia datang kepadanya? Bukankah di Jahanam ada tempat tinggal bagi orang-orang kafir?
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَذَبَ عَلَى اللَّهِfa-man azhlamu mimman kadzaba 'alaa llaahimaka, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang berbohong terhadap Allah
- وَكَذَّبَ بِالصِّدْقِ إِذْ جَاءَهُwa-kadzdzaba bi-sh-shidqi idz jaa'ahudan mendustakan kebenaran ketika ia datang kepadanya
- أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْكَافِرِينَa-laysa fii jahannama matswan li-l-kaafiriinabukankah di Jahanam ada tempat tinggal bagi orang-orang kafir
Terjemahan per kata (15 kata)
- فَمَنْfa-manmaka orang yang
- أَظْلَمُazhlamulebih zalim
- مِمَّنْmimmandari orang yang
- كَذَبَkadzababerdusta
- عَلَى'alaaatas
- اللَّهِllaahiAllah
- وَكَذَّبَwa-kadzdzabadan mendustakan
- بِالصِّدْقِbi-sh-shidqidengan kebenaran
- إِذْidzketika
- جَاءَهُjaa'ahudatang kepadanya
- أَلَيْسَa-laysabukankah
- فِيfiidi
- جَهَنَّمَjahannamaJahanam
- مَثْوًىmatswantempat tinggal
- لِلْكَافِرِينَli-l-kaafiriinabagi orang-orang yang kufur
Inti bacaan
Pertanyaan konfrontatif 'siapakah yang lebih zalim daripada orang yang berbohong terhadap Allah dan mendustakan kebenaran', dua bentuk kezaliman berat (kebohongan aktif dan penolakan kebenaran) disandingkan sebagai pelanggaran setara beratnya.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan tingkat kezaliman tertinggi: kebohongan atas nama Allah disandingkan dengan penolakan terhadap kebenaran yang telah datang.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyandingkan dua kesalahan sebagai satu ukuran. Mengarang atas nama-Nya. Menolak yang datang.
- Kebenarannya disebut ketika ia datang. Bukan sebelum tahu. Sesudah sampai.
- Pertanyaannya disusul pertanyaan lain tentang Jahanam. Allah menutup dengan dua tanya. Yang kedua sudah menyebut tempatnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar zh-l-m, k-dz-b, a-l-h, s-d-q, j-y-a, l-y-s, ts-w-y, k-f-r): kadhaba alaa llaah wa kadhdhaba bi-s-sidq diterjemahkan 'berbohong terhadap Allah & mendustakan kebenaran' (akar k-dz-b + akar s-d-q putaran 84, dua kezaliman: dusta atas Allah + menolak sidq/kebenaran); mathwaa diterjemahkan 'tempat tinggal' (akar ts-w-y). Selaras.