وَالَّذِي جَاءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهِ ۙ أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ

Dan orang yang membawa kebenaran dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَالَّذِي جَاءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهِwa-lladzii jaa'a bi-sh-shidqi wa-shaddaqa bihidan orang yang membawa kebenaran dan membenarkannya
  2. أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَulaa'ika humu l-muttaquunamereka itulah orang-orang yang bertakwa

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَالَّذِيwa-lladziidan yang
  2. جَاءَjaa'adatang
  3. بِالصِّدْقِbi-sh-shidqidengan kebenaran
  4. وَصَدَّقَwa-shaddaqadan membenarkan
  5. بِهِbihipadanya
  6. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  7. هُمُhumumerekalah
  8. الْمُتَّقُونَl-muttaquunaorang-orang yang bertakwa

Inti bacaan

Pasangan status 'yang membawa kebenaran dan membenarkannya', penyampai pesan dan penerima yang tulus disatukan dalam kategori orang bertakwa yang sama, kolaborasi peran yang saling melengkapi.

Penjelasan pilihan kata

'Ulaa'ika' benar diterjemahkan 'mereka itulah'.

Tafsiran

Ayat ini mengontraskan dengan ayat sebelumnya, bukan yang mendustakan kebenaran, melainkan yang membawa dan membenarkannya, itulah orang-orang bertakwa.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyatukan dua peran dalam satu sebutan. Yang membawa. Dan yang membenarkan.
  • Penyampai dan penerima disebut sederajat. Bukan yang satu di atas. Sama-sama bertakwa.
  • Kalimat ini bersandingan dengan ayat sebelumnya tentang pendusta. Allah menaruhnya berhadapan. Dua sikap atas hal yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-y-a, s-d-q, w-q-y): jaa'a bi-s-sidq wa saddaqa bihi diterjemahkan 'membawa kebenaran & membenarkannya' (akar s-d-q putaran 84, pembawa-kebenaran (Nabi) & pembenarnya (mukmin) = orang bertakwa); muttaquun diterjemahkan 'orang bertakwa' (akar w-q-y). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.