أَلَيْسَ اللَّهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ ۖ وَيُخَوِّفُونَكَ بِالَّذِينَ مِنْ دُونِهِ ۚ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ

Bukankah Allah cukup bagi hamba-Nya? Dan mereka menakut-nakutimu dengan yang lain selain Dia; dan siapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada baginya seorang pemberi petunjuk.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. أَلَيْسَ اللَّهُ بِكَافٍ عَبْدَهُa-laysa llaahu bi-kaafin 'abdahubukankah Allah cukup bagi hamba-Nya
  2. وَيُخَوِّفُونَكَ بِالَّذِينَ مِنْ دُونِهِwa-yukhawwifuunaka bi-lladziina min duunihidan mereka menakut-nakutimu dengan yang lain selain Dia
  3. وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍwa-man yudhlili llaahu fa-maa lahu min haadindan siapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada baginya seorang pemberi petunjuk

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. أَلَيْسَa-laysabukankah
  2. اللَّهُllaahuAllah
  3. بِكَافٍbi-kaafinyang mencukupkan
  4. عَبْدَهُ'abdahuhamba-Nya
  5. وَيُخَوِّفُونَكَwa-yukhawwifuunakadan mereka menakut-nakutimu
  6. بِالَّذِينَbi-lladziinaterhadap orang-orang yang
  7. مِنْmindari
  8. دُونِهِduunihiselain-Nya
  9. وَمَنْwa-mandan orang yang
  10. يُضْلِلِyudhlilimenyesatkan
  11. اللَّهُllaahuAllah
  12. فَمَاfa-maamaka tidak ada
  13. لَهُlahubaginya
  14. مِنْmindari
  15. هَادٍhaadinpemberi petunjuk

Inti bacaan

Pertanyaan penegasan 'bukankah Allah cukup bagi hamba-Nya?' menghadapi intimidasi lewat sesembahan lain, kecukupan kepercayaan kepada Allah sebagai penangkal taktik intimidasi sosial yang mencoba menakut-nakuti.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(sesembahan)' tidak dipakai: 'bi-lladziina min duunihi' ('dengan yang lain selain Dia') dibiarkan sesuai relativa Arabnya tanpa identifikasi tambahan.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan kecukupan Allah sebagai pelindung, mempertanyakan logika kaum musyrik yang justru menakut-nakuti Nabi dengan berhala-berhala mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menjawab ancaman dengan pertanyaan tentang kecukupan-Nya sendiri. Bukan dengan ancaman balik. Cukup atau tidak, itu yang ditanyakan.
  • Yang dipakai menakut-nakuti justru yang tidak berdaya. Mereka menakuti dengan yang lain. Ukuran takutnya salah tempat.
  • Ayat ini menyebut hamba-Nya, bukan nama diri. Allah memakai hubungan, bukan identitas. Yang dijamin cukup adalah siapa pun yang menghamba.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar l-y-s, a-l-h, k-f-y, '-b-d, kh-w-f, d-w-n, d-l-l, h-d-y): a-laysa llaah bi-kaaf abdahu diterjemahkan 'bukankah Allah cukup bagi hamba-Nya' (akar k-f-y + akar '-b-d, kecukupan/tawakal pada Allah); yukhawwifuunaka diterjemahkan 'menakut-nakutimu' (akar kh-w-f); man yudlili llaah fa-maa lahu min haad diterjemahkan 'siapa yang Allah sesatkan, tak ada pemberi petunjuk' (akar d-l-l + akar h-d-y HDY). gloss '(sesembahan)' dibuang.