مَنْ يَأْتِيهِ عَذَابٌ يُخْزِيهِ وَيَحِلُّ عَلَيْهِ عَذَابٌ مُقِيمٌ

siapa yang akan didatangi azab yang menghinakannya, dan ditimpa azab yang kekal.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. مَنْ يَأْتِيهِ عَذَابٌ يُخْزِيهِman ya'tiihi 'adzaabun yukhziihisiapa yang akan didatangi azab yang menghinakannya
  2. وَيَحِلُّ عَلَيْهِ عَذَابٌ مُقِيمٌwa-yahillu 'alayhi 'adzaabun muqiimundan ditimpa azab yang kekal

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. مَنْmanorang yang
  2. يَأْتِيهِya'tiihidatang kepadanya
  3. عَذَابٌ'adzaabunazab
  4. يُخْزِيهِyukhziihimenghinakannya
  5. وَيَحِلُّwa-yahilludan menimpa
  6. عَلَيْهِ'alayhiatasnya
  7. عَذَابٌ'adzaabunazab
  8. مُقِيمٌmuqiimunyang kekal

Inti bacaan

Peringatan tentang 'azab yang menghinakannya. azab yang kekal', konsekuensi ganda (kehinaan dan keabadian) yang menanti bagi yang keliru dalam pilihannya, dinyatakan sebagai bagian dari tantangan terbuka sebelumnya.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini menutup kutipan yang dibuka di 39:39.

Tafsiran

Ayat ini menutup tantangan Nabi dengan konsekuensi tegas bagi yang berada di pihak yang salah: azab yang menghinakan sekaligus kekal.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua sifat azabnya. Yang menghinakan. Dan yang kekal.
  • Kehinaan disebut lebih dahulu daripada kekekalan. Yang perih rasa malunya. Baru lamanya.
  • Kalimat ini menutup tantangan yang dibuka sebelumnya. Allah menaruh akibatnya di ujung. Silakan kerjakan, ini ujungnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-t-y, '-dz-b, kh-z-y, h-l-l, q-w-m): yukhziihi diterjemahkan 'menghinakannya' (akar kh-z-y); yahillu diterjemahkan 'menimpa (turun)' (akar h-l-l); adhaab muqiim diterjemahkan 'azab kekal' (akar '-dz-b + akar q-w-m). Selaras.