إِنَّا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ لِلنَّاسِ بِالْحَقِّ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَا أَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيلٍ

Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu Kitab untuk manusia dengan hak; maka, siapa yang mendapat petunjuk, untuk dirinya sendiri; dan siapa yang sesat, sesungguhnya ia sesat atas dirinya sendiri; dan engkau bukanlah wakil atas mereka.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. إِنَّا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ لِلنَّاسِ بِالْحَقِّinnaa anzalnaa 'alayka l-kitaaba li-n-naasi bi-l-haqqisesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu Kitab untuk manusia dengan hak
  2. فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَلِنَفْسِهِfa-mani htadaa fa-li-nafsihimaka, siapa yang mendapat petunjuk, untuk dirinya sendiri
  3. وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَاwa-man dhalla fa-innamaa yadhillu 'alayhaadan siapa yang sesat, sesungguhnya ia sesat atas dirinya sendiri
  4. وَمَا أَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيلٍwa-maa anta 'alayhim bi-wakiilindan engkau bukanlah wakil atas mereka

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
  2. أَنْزَلْنَاanzalnaaKami menurunkan
  3. عَلَيْكَ'alaykaatasmu
  4. الْكِتَابَl-kitaabaKitab
  5. لِلنَّاسِli-n-naasikepada manusia
  6. بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
  7. فَمَنِfa-manimaka orang yang
  8. اهْتَدَىٰhtadaamendapat petunjuk
  9. فَلِنَفْسِهِfa-li-nafsihimaka untuk dirinya
  10. وَمَنْwa-mandan orang yang
  11. ضَلَّdhallasesat
  12. فَإِنَّمَاfa-innamaamaka sesungguhnya hanyalah
  13. يَضِلُّyadhillusesat
  14. عَلَيْهَا'alayhaaatasnya
  15. وَمَاwa-maadan tidaklah
  16. أَنْتَantaengkau
  17. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  18. بِوَكِيلٍbi-wakiilinpenjaga

Inti bacaan

Prinsip pembebasan tanggung jawab yang jelas: 'siapa mendapat petunjuk untuk dirinya sendiri. engkau bukanlah wakil atas mereka', penyampai pesan bertanggung jawab menyampaikan, bukan memaksa hasil akhir pilihan orang lain.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(itu)' dan '(kerugian)' tidak dipakai: keduanya tidak ada padanan eksplisit dalam teks Arab.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan tanggung jawab pribadi: petunjuk dan kesesatan sama-sama kembali kepada diri masing-masing, bukan menjadi beban Nabi sebagai penjamin.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membagi tanggung jawab dengan tegas. Yang memilih menanggung sendiri. Yang menyampaikan tidak dibebani.
  • Kitabnya disebut untuk manusia, bukan untuk satu kaum. Cakupannya luas. Tanggung jawabnya tetap perorangan.
  • Kata wakil dipakai Allah untuk membebaskan, bukan untuk mengecilkan. Bukan pengurus mereka. Batasnya ditegaskan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-z-l, k-t-b, n-w-s, h-q-q, h-d-y, n-f-s, d-l-l, w-k-l): man ihtadaa fa-li-nafsihi wa man dalla fa-innamaa yadillu alayhaa diterjemahkan 'siapa mendapat petunjuk untuk dirinya, siapa sesat atas dirinya' (akar h-d-y HDY + akar d-l-l 78 + akar n-f-s, tanggung jawab pribadi); wa maa anta alayhim bi-wakiil diterjemahkan 'engkau bukan wakil atas mereka' (akar w-k-l, peran-disangkal wakiil: Nabi bukan penanggung-jawab manusia, cf. 6:66,107, 10:108, 42:6, 25:43). gloss '(Nabi Muhammad)/(Al-Qur'an)/(seluruh)' dibuang.