اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Allah menggenggam jiwa-jiwa pada saat kematiannya dan yang belum mati ketika ia tidur. Dia menahan nyawa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَاallaahu yatawaffaa l-anfusa hiina mawtihaaAllah menggenggam jiwa-jiwa pada saat kematiannya
- وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَاwa-llatii lam tamut fii manaamihaadan yang belum mati ketika ia tidur
- فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَfa-yumsiku llatii qadaa alayhaa l-mawtaDia menahan nyawa yang telah Dia tetapkan kematiannya
- وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّىwa-yursilu l-ukhraa ilaa ajalin musammandan Dia melepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan
- إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَinna fii dzaalika la-aayaatin li-qawmin yatafakkaruunasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir
Catatan pilihan kata (ringkas)
Akar akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda' (keputusan Pak FD 16 Jul, tanpa pengecualian; lih.). Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti. sebagian penerjemah: 'God takes the souls at the time of their death, and that which has not died, in its sleep. Then He keeps that for which He has ordained death, and sends down the other to a stated term. In that are proofs for people who reflect.'
Aplikasi
Analogi tidur sebagai 'kematian kecil', Allah menggenggam nyawa saat tidur dan melepaskannya kembali saat bangun, pengalaman harian yang menjadi pengingat konkret tentang kematian sesungguhnya, dialami setiap malam tanpa selalu disadari maknanya.