أَمِ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ شُفَعَاءَ ۚ قُلْ أَوَلَوْ كَانُوا لَا يَمْلِكُونَ شَيْئًا وَلَا يَعْقِلُونَ
Ataukah mereka mengambil pemberi-pemberi syafaat selain Allah? Katakanlah, “Sekalipun mereka tidak memiliki sesuatu apa pun dan tidak berakal?”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَمِ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ شُفَعَاءَami ttakhadzuu min duuni llaahi syufa'aa'aataukah mereka mengambil pemberi-pemberi syafaat selain Allah
- قُلْ أَوَلَوْ كَانُوا لَا يَمْلِكُونَ شَيْئًا وَلَا يَعْقِلُونَqul a-wa-law kaanuu laa yamlikuuna syay'an wa-laa ya'qiluunakatakanlah, sekalipun mereka tidak memiliki sesuatu apa pun dan tidak berakal
Terjemahan per kata (14 kata)
- أَمِamiataukah
- اتَّخَذُواttakhadzuumereka mengambil
- مِنْmindari
- دُونِduuniselain
- اللَّهِllaahiAllah
- شُفَعَاءَsyufa'aa'apara pemberi syafaat
- قُلْqulkatakanlah
- أَوَلَوْa-wa-lawapakah walaupun
- كَانُواkaanuumereka adalah
- لَاlaatidak
- يَمْلِكُونَyamlikuunamereka memiliki
- شَيْئًاsyay'ansedikit pun
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- يَعْقِلُونَya'qiluunayang mengerti
Inti bacaan
Penolakan terhadap konsep perantara berkuasa independen: 'sekalipun mereka tidak memiliki sesuatu apa pun dan tidak berakal?', pertanyaan retoris yang membongkar kekosongan klaim syafaat dari objek yang bahkan tidak punya kapasitas dasar.
Tafsiran
Ayat ini menantang logika pengambilan pemberi syafaat selain Allah, bahkan jika mereka sama sekali tidak berdaya dan tidak berakal.
Renungan dan Hikmah
- Allah menanyakan kapasitas yang dimintai tolong. Punya apa. Bisa berpikir tidak.
- Dua kekurangan disebut: tidak punya dan tidak berakal. Bukan cuma lemah. Tidak sadar.
- Kata sekalipun dipakai Allah untuk menaikkan. Bahkan kalau begitu pun. Mereka tetap memintanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, d-w-n, a-l-h, sh-f-', q-w-l, k-w-n, m-l-k, sh-y-a, '-q-l): ittakhadhuu shufa'aa' diterjemahkan 'mengambil pemberi syafaat' (akar '-kh-dz + akar sh-f-'); laa yamlikuuna shay'an diterjemahkan 'tak memiliki apa pun' (akar m-l-k); laa ya'qiluun diterjemahkan 'tak berakal' (akar '-q-l, impotensi perantara palsu). gloss '(kamu menjadikannya penolong juga)' dibuang.