قُلْ لِلَّهِ الشَّفَاعَةُ جَمِيعًا ۖ لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Katakanlah, “Milik Allahlah syafaat seluruhnya. Milik-Nyalah kerajaan langit dan bumi; kemudian, kepada-Nyalah kalian dikembalikan.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قُلْ لِلَّهِ الشَّفَاعَةُ جَمِيعًاqul li-llaahi sy-syafaa'atu jamii'ankatakanlah, milik Allahlah syafaat seluruhnya
- لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِlahu mulku s-samaawaati wa-l-ardhimilik-Nyalah kerajaan langit dan bumi
- ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَtsumma ilayhi turja'uunakemudian, kepada-Nyalah kalian dikembalikan
Terjemahan per kata (11 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- لِلَّهِli-llaahibagi Allah
- الشَّفَاعَةُsy-syafaa'atusyafaat
- جَمِيعًاjamii'ansemuanya
- لَهُlahubaginya
- مُلْكُmulkukerajaan
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
- ثُمَّtsummakemudian
- إِلَيْهِilayhikepada-Nya
- تُرْجَعُونَturja'uunakalian dikembalikan
Inti bacaan
Syafaat sepenuhnya 'milik Allah', penegasan bahwa perantara mana pun tidak memiliki kuasa independen, hanya berfungsi jika diizinkan oleh sumber otoritas tertinggi.
Penjelasan pilihan kata
Kata 'itu' ('syafaat itu seluruhnya') dihapus: tidak ada morfem demonstrativa, hanya partikel makrifat 'al-' pada 'asy-syafaa'atu'.
Tafsiran
Ayat ini menjawab tantangan ayat sebelumnya: syafaat sepenuhnya milik Allah, bukan milik siapa pun yang diambil sebagai pemberi syafaat selain-Nya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut syafaat seluruhnya milik-Nya. Bukan sebagian. Tak ada yang dibagi ke pihak lain.
- Yang dijawab tuntutan perantara di ayat sebelumnya. Bukan disangkal adanya syafaat. Dipindahkan pemiliknya.
- Kalimat penutupnya menyebut arah pulang. Allah menaruh kepemilikan lalu tujuan. Yang punya juga yang dituju.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, a-l-h, sh-f-', j-m-', m-l-k, s-m-w, a-r-d, r-j-'): li-llaah ash-shafaa'ah jamii'an diterjemahkan 'milik Allah syafaat seluruhnya' (akar sh-f-', syafaat sepenuhnya milik Allah; tak ada perantara mandiri, cf. 2:255, 10:3; membatalkan dasar penyembahan-perantara). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.