قَدْ قَالَهَا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Sungguh, orang-orang yang sebelum mereka pun telah mengatakan hal itu. Maka, tidak berguna bagi mereka apa yang selalu mereka usahakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَدْ قَالَهَا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْqad qaalahaa lladziina min qablihimsungguh, orang-orang yang sebelum mereka pun telah mengatakan hal itu
- فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَfa-maa aghnaa 'anhum maa kaanuu yaksibuunamaka, tidak berguna bagi mereka apa yang selalu mereka usahakan
Terjemahan per kata (11 kata)
- قَدْqadsungguh
- قَالَهَاqaalahaamengatakannya
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- مِنْmindari
- قَبْلِهِمْqablihimsebelum mereka
- فَمَاfa-maamaka tidak
- أَغْنَىٰaghnaamencukupkan
- عَنْهُمْ'anhumdari mereka
- مَاmaaapa yang
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يَكْسِبُونَyaksibuunamereka usahakan
Inti bacaan
Pola berulang sepanjang sejarah 'orang-orang sebelum mereka pun telah mengatakan hal itu', kesombongan mengklaim kesuksesan sebagai murni usaha sendiri bukan fenomena baru, melainkan kesalahan yang terus berulang lintas generasi.
Penjelasan pilihan kata
'Tidak mencukupkan' diganti 'tidak berguna', terjemahan yang lebih wajar dari 'aghnaa' (akar ghnaa) dalam konteks kalimat ini.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian dengan acuan: klaim yang sama telah diucapkan generasi sebelumnya, dan hasil usaha mereka pun tidak menyelamatkan mereka.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut kalimat itu bukan kalimat baru. Sudah pernah diucapkan. Yang mengucapkannya sudah tidak ada.
- Usaha mereka tidak disangkal ada. Yang disangkal gunanya. Kerja keras itu nyata, hasilnya tidak menolong.
- Pola berulang disebut Allah sebagai peringatan, bukan sebagai cerita. Yang sama pernah terjadi. Ujungnya pun sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').