أَوَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya? Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang beriman.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَوَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُa-wa-lam ya'lamuu anna llaaha yabsuthu r-rizqa li-man yasyaa'u wa-yaqdirutidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya
  2. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَinna fii dzaalika la-aayaatin li-qawmin yu'minuunasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang beriman

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
  2. يَعْلَمُواya'lamuumereka mengetahui
  3. أَنَّannabahwa
  4. اللَّهَllaahaAllah
  5. يَبْسُطُyabsuthumelapangkan
  6. الرِّزْقَr-rizqarezeki
  7. لِمَنْli-manbagi siapa yang
  8. يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
  9. وَيَقْدِرُwa-yaqdirudan Dia menyempitkan
  10. إِنَّinnasesungguhnya
  11. فِيfiipada
  12. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  13. لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
  14. لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
  15. يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman

Inti bacaan

Pengingat sederhana bahwa Allah 'melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya', fluktuasi rezeki bukan indikator status moral, melainkan pola yang dikendalikan kebijaksanaan yang lebih luas dari yang bisa dipahami manusia.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(bagi siapa yang Dia kehendaki)' tidak dipakai: pengulangan frasa tersebut untuk 'yaqdiru' tidak ada padanan dalam teks Arab; verba kedua dibiarkan tanpa objek berulang.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa kelapangan dan kesempitan rezeki sama-sama berada di tangan Allah: sebuah tanda bagi orang-orang yang beriman.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua-duanya: melapangkan dan menyempitkan. Sepasang. Yang sempit pun disebut sebagai perbuatan-Nya, bukan sebagai kegagalan orangnya.
  • Yang bisa membacanya disebut kaum yang beriman. Bukan yang berpengalaman. Naik-turun rezeki tak otomatis mengajarkan apa-apa.
  • Allah membukanya dengan tidakkah mereka mengetahui. Bukan ketahuilah. Yang sudah jelas diingatkan lewat pertanyaan, bukan lewat perintah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.