لَهُ مَقَالِيدُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ اللَّهِ أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Milik-Nyalah kunci-kunci langit dan bumi. Orang-orang yang kufur terhadap tanda-tanda Allah, mereka itulah orang-orang yang rugi.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. لَهُ مَقَالِيدُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِlahu maqaaliidu s-samaawaati wa-l-ardhimilik-Nyalah kunci-kunci langit dan bumi
  2. وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ اللَّهِ أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَwa-lladziina kafaruu bi-aayaati llaahi ulaa'ika humu l-khaasiruunadan orang-orang yang kufur terhadap tanda-tanda Allah, mereka itulah orang-orang yang rugi

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. لَهُlahubaginya
  2. مَقَالِيدُmaqaaliidukunci-kunci
  3. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  4. وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
  5. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  6. كَفَرُواkafaruukufur
  7. بِآيَاتِbi-aayaatipada tanda-tanda
  8. اللَّهِllaahiAllah
  9. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  10. هُمُhumumerekalah
  11. الْخَاسِرُونَl-khaasiruunaorang-orang yang rugi

Inti bacaan

Kepemilikan 'kunci-kunci langit dan bumi' sebagai metafora kontrol penuh atas akses dan sumber daya, kerugian sejati didefinisikan sebagai penolakan terhadap tanda-tanda yang sudah jelas ini.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(perbendaharaan)' tidak dipakai. 'Ulaa'ika' benar diterjemahkan 'mereka itulah'.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan kekuasaan mutlak Allah atas langit dan bumi, disertai konsekuensi tegas bagi yang mengingkari tanda-tanda-Nya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memakai gambaran kunci, bukan gambaran singgasana. Yang dipegang akses. Bukan sekadar tempat duduk.
  • Kuncinya disebut jamak, bukan satu. Banyak pintu. Semua di satu tangan.
  • Yang rugi disebut mereka yang kufur pada tanda. Allah menyandingkan pemilik kunci dengan yang menolak. Berdiri di depan pintu, menolak melihatnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.