رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Wahai Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam taman-taman 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka serta orang yang saleh di antara nenek moyang, istri, dan keturunan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Sang Digdaya, Sang Penuh Hikmah.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَهُمْrabbanaa wa-adkhilhum jannaati adnin allatii wa'adtahumwahai Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam taman-taman 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka
  2. وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْwa-man salaha min aabaa'ihim wa-azwaajihim wa-dzurriyyaatihimserta orang yang saleh di antara nenek moyang, istri, dan keturunan mereka
  3. إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُinnaka anta l-aziizu l-hakiimusesungguhnya Engkaulah Sang Digdaya, Sang Penuh Hikmah
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan perkasa diterjemahkan 'Sang Digdaya' (takrif corpus); pasangan formula (hakiim/'aliim/hamiid dst.) belum dibedah, rendering terjemahan lain-nya dipertahankan sementara. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). Lih.. Glos ilahi (Zajjaaj, 2032): al-'Aziiz = 'He who resists, or withstands, so that NOTHING OVERCOMES HIM'; jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.

Aplikasi

Permohonan spesifik mencakup keluarga: 'orang yang saleh di antara nenek moyang, istri, dan keturunan mereka', kepedulian yang meluas kepada jaringan keluarga, bukan hanya individu yang beriman seorang diri.