هُوَ الَّذِي يُرِيكُمْ آيَاتِهِ وَيُنَزِّلُ لَكُمْ مِنَ السَّمَاءِ رِزْقًا ۚ وَمَا يَتَذَكَّرُ إِلَّا مَنْ يُنِيبُ
Dialah yang memperlihatkan tanda-tanda-Nya kepadamu dan menurunkan rezeki dari langit untukmu. Yang mendapat pelajaran tidak lain, kecuali orang-orang yang kembali.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- هُوَ الَّذِي يُرِيكُمْ آيَاتِهِhuwa lladzii yuriikum aayaatihiDialah yang memperlihatkan tanda-tanda-Nya kepadamu
- وَيُنَزِّلُ لَكُمْ مِنَ السَّمَاءِ رِزْقًاwa-yunazzilu lakum mina s-samaa'i rizqandan menurunkan rezeki dari langit untukmu
- وَمَا يَتَذَكَّرُ إِلَّا مَنْ يُنِيبُwa-maa yatadzakkaru illaa man yuniibuyang mendapat pelajaran tidak lain, kecuali orang-orang yang kembali
Terjemahan per kata (14 kata)
- هُوَhuwaDialah
- الَّذِيlladziiyang
- يُرِيكُمْyuriikummemperlihatkan kepada kalian
- آيَاتِهِaayaatihitanda-tanda-Nya
- وَيُنَزِّلُwa-yunazziludan Dia menurunkan
- لَكُمْlakumbagi kalian
- مِنَminadari
- السَّمَاءِs-samaa'ilangit
- رِزْقًاrizqanrezeki
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- يَتَذَكَّرُyatadzakkarumengambil pelajaran
- إِلَّاillaakecuali
- مَنْmanorang yang
- يُنِيبُyuniibukembali
Inti bacaan
Bentuk (يُنَزِّلُ, yunazzilu) muncul sepuluh kali di Al-Qur'an (8:11, 16:2, 16:101, 24:43, 30:24, 31:34, 40:13, 42:27, 42:28, 57:9), dan objek langsungnya berupa rizqan tertulis di 40:13 saja.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (هُوَ الَّذِي, huwa lladzii) yang berarti "Dialah yang", lalu kata kerja (يُرِيكُمْ, yuriikum) yang berarti "memperlihatkan kepada kalian". Kata kerja ini berakar ر-أ-ي, dan akhiran -kum menunjuk kalian sebagai penerimanya. Objeknya adalah (آيَاتِهِ, aayaatihi) yang berarti "tanda-tanda-Nya". Susunan (يُرِيكُمْ آيَاتِهِ, yuriikum aayaatihi) muncul empat kali di tiga surah, yaitu 2:73, 27:93, 40:13, dan 40:81. Di 2:73 susunan itu disusul "agar kalian mengerti", di 27:93 disusul "lalu kalian akan mengenalinya", dan di 40:81 disusul pertanyaan "tanda-tanda Allah manakah yang kalian ingkari?". Di 40:13 hasilnya berupa pelajaran, dan pelajaran itu diberikan kepada orang tertentu saja. Terjemahan memakai "tanda-tanda" tanpa tambahan "kebesaran" atau "kekuasaan", karena tidak ada kata Arab di ayat ini yang menghasilkannya.
Kata kerja kedua adalah (وَيُنَزِّلُ, wa-yunazzilu) yang berarti "dan menurunkan", berakar ن-ز-ل. Sesudahnya datang (لَكُمْ, lakum) yang berarti "untuk kalian", (مِنَ السَّمَاءِ, mina s-samaa'i) yang berarti "dari langit", dan (رِزْقًا, rizqan) yang berarti "rezeki". Bentuk (يُنَزِّلُ, yunazzilu) muncul sepuluh kali di delapan surah, yaitu 8:11, 16:2, 16:101, 24:43, 30:24, 31:34, 40:13, 42:27, 42:28, dan 57:9. Objeknya berganti-ganti: air di 8:11 dan 30:24, hujan di 31:34 dan 42:28, para malaikat di 16:2, dan tanda-tanda yang terang di 57:9. Dari sepuluh ayat itu, rezeki sebagai objek langsung kata kerjanya tertulis di 40:13 saja. Jenis rezekinya tidak disebut. Di 45:5 rezeki yang diturunkan dari langit disambung dengan "dengannya Dia menghidupkan bumi", tetapi sambungan seperti itu tidak ada di 40:13, sehingga terjemahan tidak menambahkan kata "hujan".
Kalimat ketiga dibuka dengan (وَمَا يَتَذَكَّرُ, wa-maa yatadzakkaru) yang berarti "dan tidak ada yang mendapat pelajaran". Kata kerja (يَتَذَكَّرُ, yatadzakkaru) berakar ذ-ك-ر dan berbentuk kelima. Dengan akhiran yang bermacam-macam, kata kerja ini muncul lima belas kali di dua belas surah, yaitu 2:221, 13:19, 14:25, 20:44, 28:43, 28:46, 28:51, 35:37, 38:29, 39:9, 39:27, 40:13, 44:58, 79:35, dan 89:23. Padanannya dalam terjemahan mengikuti kalimatnya: "mengambil pelajaran" di 13:19 dan 14:25, "mendapat pelajaran" di 28:43 dan 38:29, "teringat" di 89:23. Pelaku kata kerja ini di tiga ayat, yaitu 13:19, 38:29, dan 39:9, disebut dengan (أُولُو الْأَلْبَابِ, uluu l-albaabi) yang berarti "orang-orang yang berakal sehat". Di 40:13 pelakunya disebut dengan cara lain, yaitu (إِلَّا مَنْ يُنِيبُ, illaa man yuniibu) yang berarti "kecuali orang yang kembali".
Kata kerja (يُنِيبُ, yuniibu) berakar ن-و-ب dan berbentuk keempat. Bentuk persis ini muncul dua kali, di 40:13 dan 42:13. Di 42:13 bunyinya (وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ يُنِيبُ, wa-yahdii ilayhi man yuniibu) yang berarti "dan memberi petunjuk kepada-Nya bagi orang yang kembali". Di 40:13 tidak ada (إِلَيْهِ, ilayhi) yang berarti "kepada-Nya", sehingga terjemahan tidak menambahkan "kepada Allah". Tujuan ditulis jelas pada kata kerja akar ini di tempat lain, misalnya (وَإِلَيْهِ أُنِيبُ, wa-ilayhi uniibu) yang berarti "dan kepada-Nya aku kembali" di 11:88 dan 42:10. Pasangan akar ذ-ك-ر dan ن-و-ب juga berdampingan di 50:8, (وَذِكْرَىٰ لِكُلِّ عَبْدٍ مُنِيبٍ, wa-dzikraa li-kulli 'abdin muniibin) yang berarti "dan pengingat bagi setiap hamba yang kembali". Terjemahan memakai "kembali" dan tidak memakai "bertobat" untuk akar ini, karena "bertobat" dipakai untuk akar ت-و-ب, misalnya (تَابُوا, taabuu) yang berarti "bertobat" di 40:7 dan (التَّوْبِ, t-tawbi) yang berarti "tobat" di 40:3.
Tafsiran
Ayat ini membawa surah dari adegan orang-orang yang kufur di 40:10 sampai 40:12 ke hal yang sedang diperlihatkan kepada pembaca. Ayat 40:12 diakhiri dengan putusan yang ada pada Allah, sedangkan 40:13 dibuka dengan Dialah yang memperlihatkan dan menurunkan. Tidak ada kata "berkata" di antara kedua ayat itu, dan sapaan "kalian" di 40:12 sama bentuknya dengan "kalian" di 40:13. Dapat dibaca bahwa 40:13 meneruskan sapaan yang sama, dan pembacaan itu tetap sebuah kemungkinan.
Isi ayat ini tersusun dalam tiga kalimat. Dua kalimat pertama memberi: tanda diperlihatkan, rezeki diturunkan, dan keduanya ditujukan kepada "kalian" tanpa syarat yang tertulis. Kalimat ketiga menyaring, karena pelajaran dibatasi pada orang yang kembali. Pembagian itu tampak dari susunannya. Pemberian dan penyaringan tidak berada dalam satu kalimat, sehingga orang yang diberi dan orang yang mengambil pelajaran bisa berbeda.
Ayat ini juga menjadi dasar bagi 40:14. Ayat 40:14 dibuka dengan (فَادْعُوا, fa-d'uu) yang berarti "maka berdoalah", dan kata sambung fa menghubungkannya dengan apa yang baru disebut. Perintah itu muncul setelah dikatakan bahwa orang yang kembali mendapat pelajaran, dan tujuan kembali yang tidak ditulis di 40:13 dapat dibaca diisi dengan menyebut Allah di 40:14. Hubungan antara kembali dan berdoa terbaca dari urutan dua ayat itu.
Dalam alur surah, ayat ini berada di tengah dua adegan. Ayat 40:10 sampai 40:12 dan 40:16 sampai 40:18 menggambarkan adegan hari kemudian, sedangkan 40:13 dan 40:14 membicarakan apa yang diperlihatkan dan apa yang diminta.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini menaruh pemberian dan pelajaran di kalimat yang berbeda. Allah memperlihatkan tanda dan menurunkan rezeki kepada kalian tanpa syarat yang tertulis, sedangkan syarat baru muncul pada kalimat yang menyebut siapa yang mengambil pelajaran. Seseorang yang sedang menerima banyak hal dapat memperhatikan bahwa menerima dan belajar dari apa yang diterima merupakan dua peristiwa, dan ayat ini tidak menjamin bahwa yang pertama selalu diikuti yang kedua. Dari sekian banyak pemberian yang sampai kepada pembaca minggu ini, manakah yang pernah membuatnya berhenti dan bertanya dari siapa semua itu datang?
- Rezeki di ayat ini memakai kata kerja turun, dengan arah dari langit kepada kalian. Rezeki di sini digambarkan sebagai sesuatu yang diturunkan untuk kalian, dan ayat tidak memakai kata kerja mengejar atau menangkap. Rezeki itu tidak dirinci jenisnya, sehingga pembaca dapat mengisinya dari pengalamannya: makanan di meja, upah di akhir bulan, atau kesehatan pagi ini. Orang yang menghitung penghasilannya sebagai buah kerjanya dapat bertanya, adakah bagian dari rezekinya yang datang tanpa diusahakan, dan nama apa yang diberikannya kepada bagian itu di dalam hati?
- Tiga ayat lain memuat kalimat yang sama, yaitu bahwa Dia memperlihatkan tanda-tanda-Nya, dan hasilnya di tiap ayat berbeda: mengerti di 2:73, mengenali di 27:93, dan pertanyaan tentang tanda mana yang diingkari di 40:81. Susunan kalimatnya sama, hasilnya tidak. Ayat-ayat itu berbeda konteks dan tidak dibaca sebagai satu rangkaian, tetapi bersama-sama mereka memperlihatkan bahwa tanda yang terlihat belum menentukan apa yang terjadi sesudahnya. Pembaca yang pernah melihat sesuatu dengan jelas lalu tetap tidak berubah dapat bertanya, apa yang sebenarnya menentukan hasil itu di pihaknya sendiri?
- Ayat ini menyebut orang yang kembali tanpa menyebut tempat kembalinya. Nama Allah baru tertulis pada ayat sesudahnya, di dalam perintah berdoa. Karena itu orang yang membaca 40:13 sendirian harus mengisi alamat itu dari dirinya sendiri, dan jawabannya dapat memperlihatkan arah hidupnya selama ini. Di 42:10 pembicara menyebut dengan jelas, kepada-Nya aku kembali, dan di 40:13 kalimat itu dibiarkan terbuka. Seseorang dapat bertanya, bila kata kembali dicabut dari alamat yang biasa dipakainya, ke arah mana kakinya melangkah kalau tidak ada yang menyuruh?
- Kalimat terakhir menyebut pelaku pelajaran dengan batas yang tegas, yaitu tidak ada yang mendapat pelajaran kecuali orang yang kembali. Pelajaran di ayat ini tidak diberikan kepada semua penerima tanda, dan yang disebut mendapatkannya adalah orang yang kembali. Pembaca dapat membandingkannya dengan 13:19, ketika pelaku pelajaran disebut sebagai orang-orang yang berakal sehat: dua ayat menyebut dua ciri berbeda, dan tidak ada yang membatalkan yang lain. Orang yang ingin tahu apakah pelajaran sudah diambilnya dapat bertanya kepada diri sendiri, adakah sesuatu di hidupnya yang berubah arah karena tanda yang pernah dilihatnya, atau semuanya menumpuk sebagai pengetahuan?
- Di 50:8 pengingat disebut bagi setiap hamba yang kembali, dan di 40:13 pelajaran disebut bagi orang yang kembali. Dua ayat itu berbeda surah dan berbeda kalimat, tetapi memakai dua akar yang sama, sehingga keduanya menempatkan orang yang kembali sebagai pihak yang dituju pengingat dan pelajaran. Kedua ayat tidak menyatakan mana yang lebih dulu, kembali atau menerima pengingat. Urutan itu dapat diperiksa pembaca pada dirinya sendiri: pengingat pertama yang diingat pembaca datang sebelum arahnya berubah atau sesudahnya? Dan bila ada Allah di ujung arah itu, apakah pengingat tadi sudah menyebut nama-Nya?