يَوْمَ هُمْ بَارِزُونَ ۖ لَا يَخْفَىٰ عَلَى اللَّهِ مِنْهُمْ شَيْءٌ ۚ لِمَنِ الْمُلْكُ الْيَوْمَ ۖ لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ
pada hari mereka tampak jelas; tidak ada sesuatu pun dari mereka yang tersembunyi dari Allah. “Milik siapakah kerajaan pada hari ini?” “Milik Allah Yang Esa, Sang Penakluk.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- يَوْمَ هُمْ بَارِزُونَyawma hum baarizuunapada hari mereka tampak jelas
- لَا يَخْفَىٰ عَلَى اللَّهِ مِنْهُمْ شَيْءٌlaa yakhfaa alaa llaahi minhum shay'untidak ada sesuatu pun dari mereka yang tersembunyi dari Allah
- لِمَنِ الْمُلْكُ الْيَوْمَli-mani l-mulku l-yawmamilik siapakah kerajaan pada hari ini
- لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِlillaahi l-waahidi l-qahhaarimilik Allah Yang Esa, Sang Penakluk
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar y-w-m, b-r-z, kh-f-y, a-l-h, sh-y-a, m-l-k, w-h-d, q-h-r): li-man al-mulk al-yawm li-llaah al-waahid al-qahhaar diterjemahkan 'milik siapa kerajaan hari ini? Milik Allah Yang Esa lagi Maha Mengalahkan' (akar m-l-k + akar w-h-d + akar q-h-r, tanya-jawab menegaskan kedaulatan tunggal Allah); baarizuun diterjemahkan 'tampak jelas' (akar b-r-z); laa yakhfaa diterjemahkan 'tak tersembunyi' (akar kh-f-y). gloss '(di hadapan Tuhan-Nya)/(keadaan)/(Allah berfirman,)/(Lalu, dijawab,)' dibuang.
Aplikasi
Pertanyaan retoris final 'milik siapakah kerajaan pada hari ini?' dijawab tegas 'Milik Allah Yang Esa lagi Maha Mengalahkan', momen ketika seluruh klaim kekuasaan tandingan terbukti kosong, hanya satu jawaban yang tersisa.