وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْآزِفَةِ إِذِ الْقُلُوبُ لَدَى الْحَنَاجِرِ كَاظِمِينَ ۚ مَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ حَمِيمٍ وَلَا شَفِيعٍ يُطَاعُ
Dan berilah mereka peringatan akan hari yang mendekat, ketika hati berada di kerongkongan sambil menahan; tidak ada bagi orang-orang zalim seorang teman akrab, dan tidak seorang pemberi syafaat yang ditaati.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْآزِفَةِwa-andzirhum yawma l-aazifatidan berilah mereka peringatan akan hari yang mendekat
- إِذِ الْقُلُوبُ لَدَى الْحَنَاجِرِ كَاظِمِينَidzi l-quluubu ladaa l-hanaajiri kaazhimiinaketika hati berada di kerongkongan sambil menahan
- مَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ حَمِيمٍ وَلَا شَفِيعٍ يُطَاعُmaa li-zh-zhaalimiina min hamiimin wa-laa syafii'in yuthaa'utidak ada bagi orang-orang zalim seorang teman akrab, dan tidak seorang pemberi syafaat yang ditaati
Terjemahan per kata (15 kata)
- وَأَنْذِرْهُمْwa-andzirhumdan berilah mereka peringatan
- يَوْمَyawmahari
- الْآزِفَةِl-aazifatiyang mendekat
- إِذِidziketika
- الْقُلُوبُl-quluubuhati
- لَدَىladaadi sisi
- الْحَنَاجِرِl-hanaajirikerongkongan
- كَاظِمِينَkaazhimiinamenahan
- مَاmaatidaklah
- لِلظَّالِمِينَli-zh-zhaalimiinabagi orang-orang zalim
- مِنْmindari
- حَمِيمٍhamiiminteman akrab
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- شَفِيعٍsyafii'inpemberi syafaat
- يُطَاعُyuthaa'uditaati
Inti bacaan
Kata (لَدَى, ladaa) muncul dua kali di Al-Qur'an (12:25, 40:18), dan di 12:25 kata itu menunjuk letak sebuah pintu.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَأَنْذِرْهُمْ, wa-andzirhum) yang berarti "dan berilah mereka peringatan", yaitu perintah untuk satu orang yang diajak bicara, dengan kata kerja berakar ن-ذ-ر dan akhiran -hum yang berarti "mereka". Rangkaian (وَأَنْذِرْهُمْ, wa-andzirhum) muncul dua kali, yaitu di 19:39 dan 40:18, dan di keduanya kata sesudahnya adalah yawma. Di 19:39 bunyinya (وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْحَسْرَةِ, wa-andzirhum yawma l-hasrati) yang berarti "dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan". Orang yang diperintah dan orang yang disebut dengan "mereka" tidak diberi nama di 40:18. Kata kerja seakar muncul di 40:15, (لِيُنْذِرَ, li-yundzira) yang berarti "agar memperingatkan".
Hari yang diperingatkan disebut (يَوْمَ الْآزِفَةِ, yawma l-aazifati) yang berarti "hari yang mendekat". Kata (الْآزِفَةِ, l-aazifati) berakar أ-ز-ف dan berbentuk pelaku perempuan. Kata itu muncul dua kali, yaitu di 40:18 dan 53:57, tempat bunyinya (أَزِفَتِ الْآزِفَةُ, azifati l-aazifatu) yang berarti "yang mendekat telah mendekat". Terjemahan memakai "yang mendekat" di kedua ayat dan tidak menambahkan kata "kiamat", karena tidak ada kata Arab yang menghasilkannya.
Keadaan hari itu ditulis (إِذِ الْقُلُوبُ لَدَى الْحَنَاجِرِ, idzi l-quluubu ladaa l-hanaajiri) yang berarti "ketika hati berada di kerongkongan". Kata (الْقُلُوبُ, l-quluubu) berakar ق-ل-ب, (لَدَى, ladaa) berarti "di", dan (الْحَنَاجِرِ, l-hanaajiri) berakar ح-ن-ج-ر. Kata (لَدَى, ladaa) hanya muncul dua kali, di 12:25 dan 40:18, dan di 12:25 diterjemahkan "di depan pintu". Kata (الْحَنَاجِرِ, l-hanaajiri) muncul dua kali, di 33:10 dan 40:18. Di 33:10 bunyinya (وَبَلَغَتِ الْقُلُوبُ الْحَنَاجِرَ, wa-balaghati l-quluubu l-hanaajira) yang memakai kata kerja (بَلَغَتِ, balaghati) yang berarti "sampai", dan terjemahannya memuat "sampai ke tenggorokan". Di 40:18 kata kerja itu tidak ada, sehingga terjemahan memakai "berada di" dan tidak memakai "sampai". Kata yang sama diterjemahkan "tenggorokan" di 33:10 dan "kerongkongan" di sini.
Kata terakhir pada keadaan itu adalah (كَاظِمِينَ, kaazhimiina) yang berarti "sambil menahan", berakar ك-ظ-م dan berbentuk pelaku jamak laki-laki. Kata itu muncul dua kali, di 3:134 dan 40:18. Di 3:134 bunyinya (وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ, wa-l-kaazhimiina l-ghayzha) yang berarti "orang-orang yang menahan amarah", dengan objek yang ditulis. Di 40:18 objek itu tidak ada, dan terjemahan tidak menambahkan "kesedihan" atau "amarah".
Kalimat terakhir dibuka (مَا لِلظَّالِمِينَ, maa li-zh-zhaalimiina) yang berarti "tidak ada bagi orang-orang zalim". Rangkaian itu muncul enam kali di enam surah, yaitu 2:270, 3:192, 5:72, 22:71, 35:37, dan 40:18. Kelima ayat lain meniadakan penolong, dengan kata (أَنْصَارٍ, anshaarin) di 2:270, 3:192, dan 5:72 serta (نَصِيرٍ, nashiirin) di 22:71 dan 35:37. Ayat 40:18 meniadakan (حَمِيمٍ, hamiimin) yang berarti "teman akrab" dan (شَفِيعٍ, syafii'in) yang berarti "pemberi syafaat". Kata hamiim muncul di sembilan belas ayat pada lima belas surah, dan lima di antaranya berarti teman: 26:101, 40:18, 41:34, 69:35, dan 70:10. Empat belas ayat lainnya, seperti 6:70, 10:4, 22:19, dan 55:44, memakai kata itu untuk air mendidih. Kata syafii' muncul lima kali di empat surah, yaitu 6:51, 6:70, 10:3, 32:4, dan 40:18, dan di 10:3 bunyinya (مَا مِنْ شَفِيعٍ إِلَّا مِنْ بَعْدِ إِذْنِهِ, maa min syafii'in illaa min ba'di idznihi) yang berarti "tidak ada pemberi syafaat kecuali setelah izin-Nya". Kata (يُطَاعُ, yuthaa'u) yang berarti "ditaati" berakar ط-و-ع dan muncul dua kali, di 4:64 dan 40:18; di 4:64 bunyinya (لِيُطَاعَ بِإِذْنِ اللَّهِ, li-yuthaa'a bi-idzni llaahi) yang berarti "untuk ditaati dengan izin Allah".
Tafsiran
Ayat ini memuat perintah memperingatkan tentang hari yang mendekat, dan perintah itu menyambung alasan penurunan Ruh yang disebut di 40:15, yaitu agar memperingatkan hari pertemuan. Ayat 40:15 menyebut tujuan dengan kata kerja yang pelakunya tidak diberi nama, sedangkan 40:18 memberi perintah kepada satu orang yang diajak bicara. Siapa yang diperintah dan siapa yang disebut "mereka" tidak ditulis, sehingga dua ayat itu tersambung lewat akar kata yang sama dan tidak lewat nama.
Di antara sebutan hari dalam surah ini ada tiga: hari pertemuan di 40:15, hari yang mendekat di 40:18, dan hari saling memanggil di 40:32. Ayat 40:15 menekankan pertemuan, 40:18 menekankan kedekatan, dan 40:32 menekankan panggilan. Teks tidak menyatakan ketiganya satu hari.
Isi ayat ini bergeser dari tubuh ke kehilangan. Hati berada di kerongkongan sambil menahan, lalu kalimat berikutnya menyebut dua hal yang tidak ada: teman akrab dan pemberi syafaat yang ditaati. Keduanya dua jenis penolong yang berbeda, yaitu teman akrab yang dekat dengan orang itu dan pemberi syafaat yang kata-katanya ditaati. Ayat 40:16 yang menjawab milik siapa kerajaan, dan 40:17 yang menyatakan tidak ada kezaliman, mendahului daftar kehilangan ini, sehingga ketiadaan penolong di 40:18 dibaca setelah jawaban tentang pemilik kerajaan.
Ayat 40:19 yang menyusul memakai (تُخْفِي, tukhfii) yang berakar خ-ف-ي, akar yang sama dengan (يَخْفَىٰ, yakhfaa) di 40:16, dan menyebut dada sebagai tempat sesuatu disembunyikan. Dari hati di kerongkongan di 40:18, teks beralih ke apa yang tersembunyi di dada di 40:19, sehingga dua ayat itu berdampingan dalam menyebut bagian dalam tubuh manusia.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini memerintahkan peringatan tentang hari yang masih mendekat. Peringatan semacam itu berguna selama jaraknya masih ada, dan kata mendekat menaruh jarak itu pada ukuran yang bergerak. Pembaca yang pernah menerima peringatan tepat sebelum sesuatu terjadi dapat mengingat betapa berbedanya nilai peringatan itu satu jam sebelum kejadian dibanding satu bulan sebelumnya. Bila peringatan itu datang dari Dia yang menurunkan Ruh agar memperingatkan, seperti di 40:15, apa yang dilakukan pembaca dengan peringatan yang tiba hari ini?
- Ayat ini menyebut hati berada di kerongkongan sambil menahan, tetapi tidak menulis apa yang ditahan. Di 3:134 kata menahan yang sama berobjek amarah, dan di sini objeknya kosong. Kekosongan itu dapat diisi pembaca dari pengalamannya: napas, tangis, kata-kata, atau sesuatu yang tidak sempat diucapkan. Pembaca dapat mengingat saat paling menekan dalam hidupnya dan bertanya apa yang ditahannya waktu itu, lalu kepada siapa hal tersebut akhirnya disampaikan. Apakah Allah termasuk dalam jawaban itu, atau hanya orang-orang di sekelilingnya?
- Ayat ini meniadakan teman akrab bagi orang-orang zalim, dan ayat tidak menyebut bahwa teman itu berpaling atau dilarang. Kata yang dipakai hanya tidak ada. Di 41:34 kata yang sama dipakai untuk musuh yang berubah menjadi teman akrab, sehingga kata itu menunjuk kedekatan yang dapat tumbuh. Pembaca dapat menuliskan nama orang yang diandalkannya bila segalanya sulit. Ayat ini meniadakan teman semacam itu bagi orang zalim, sehingga muncul pertanyaan ke arah diri sendiri: apa yang sudah disiapkan pembaca sendiri, di luar nama-nama itu, untuk hari ketika setiap jiwa dibalas dengan apa yang diusahakannya, dan di mana Allah berada dalam persiapan itu?
- Peniadaan kedua menyangkut pemberi syafaat yang ditaati, yaitu orang yang kata-katanya didengar. Di 10:3 syafaat disebut hanya sesudah izin-Nya, dan di 40:18 syafaat disebut sebagai sesuatu yang tidak ada bagi orang zalim. Ayat-ayat itu berbeda konteks dan tidak dibaca sebagai satu uraian. Pembaca dapat melihat daftar orang yang didengar pendapatnya, seperti atasan, tokoh, atau kerabat berpengaruh, lalu bertanya kepada dirinya, bila salah satu dari mereka diminta berbicara atas namanya, apa yang akan dikatakannya tentang diri pembaca yang sebenarnya?
- Peniadaan teman dan pemberi syafaat di ayat ini diikat pada orang-orang zalim. Ayat tidak menyebut daftar perbuatan yang membuat seseorang termasuk di dalamnya. Ayat sebelumnya menyatakan tidak ada kezaliman pada hari itu, dan ayat ini menyebut orang-orang zalim, sehingga pembaca yang membaca keduanya berurutan menemukan satu akar yang muncul dua kali dengan arah berlawanan. Pembaca yang bertanya apakah dirinya termasuk orang zalim mengajukan pertanyaan yang tidak dijawab oleh ayat ini. Tolok ukur apa yang dipakai pembaca untuk menjawabnya dengan jujur di hadapan Tuhannya?
- Ayat ini memuat dua posisi: yang memperingatkan dan mereka yang diperingatkan. Ayat tidak menamai keduanya, dan pembaca berdiri di salah satu posisi itu, atau bergantian di antara keduanya. Posisi pertama memerlukan keberanian mengatakan sesuatu yang tidak nyaman, dan posisi kedua memerlukan kesediaan mendengarnya. Pembaca dapat menimbang posisi mana yang lebih sering diambilnya dalam pembicaraan sehari-hari, pembawa kabar yang berat atau penerimanya. Bila hari ini pembaca hanya boleh mengambil satu posisi di hadapan Allah, posisi mana yang dipilihnya?