أَوَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ كَانُوا مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ كَانُوا هُمْ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَآثَارًا فِي الْأَرْضِ فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ وَمَا كَانَ لَهُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَاقٍ
Apakah mereka tidak berjalan di bumi, lalu memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang ada sebelum mereka? Mereka dahulu lebih hebat kekuatan dan peninggalannya di bumi daripada mereka; lalu, Allah mengazab mereka karena dosa-dosa mereka, dan tidak ada bagi mereka pelindung dari Allah.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- أَوَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِa-wa-lam yasiiruu fii l-ardhiapakah mereka tidak berjalan di bumi
- فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ كَانُوا مِنْ قَبْلِهِمْfa-yanzhuruu kayfa kaana 'aaqibatu lladziina kaanuu min qablihimlalu, memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang ada sebelum mereka
- كَانُوا هُمْ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَآثَارًا فِي الْأَرْضِkaanuu hum asyadda minhum quwwatan wa-aatsaaran fii l-ardhimereka dahulu lebih hebat kekuatan dan peninggalannya di bumi daripada mereka
- فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْfa-akhadzahumu llaahu bi-dzunuubihimlalu, Allah mengazab mereka karena dosa-dosa mereka
- وَمَا كَانَ لَهُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَاقٍwa-maa kaana lahum mina llaahi min waaqindan tidak ada bagi mereka pelindung dari Allah
Terjemahan per kata (30 kata)
- أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
- يَسِيرُواyasiiruumereka berjalan
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- فَيَنْظُرُواfa-yanzhuruumaka mereka memperhatikan
- كَيْفَkayfabagaimana
- كَانَkaanaadalah
- عَاقِبَةُ'aaqibatukesudahan
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَانُواkaanuumereka adalah
- مِنْmindari
- قَبْلِهِمْqablihimsebelum mereka
- كَانُواkaanuumereka adalah
- هُمْhummereka
- أَشَدَّasyaddalebih keras
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- قُوَّةًquwwatankekuatan
- وَآثَارًاwa-aatsaarandan bekas-bekas
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- فَأَخَذَهُمُfa-akhadzahumumaka menimpa mereka
- اللَّهُllaahuAllah
- بِذُنُوبِهِمْbi-dzunuubihimkarena dosa-dosa mereka
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- كَانَkaanaadalah
- لَهُمْlahumbagi mereka
- مِنَminadari
- اللَّهِllaahiAllah
- مِنْmindari
- وَاقٍwaaqinpelindung
Inti bacaan
Ajakan reflektif melihat sejarah generasi yang 'lebih hebat kekuatannya' namun tetap dibinasakan, kekuatan material tidak melindungi dari konsekuensi moral, pengingat penting bagi siapa pun yang mengandalkan kekuatan semata.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(lebih banyak)', '(peradaban)', dan '(azab)' tidak dipakai: masing-masing tidak berpadanan kata dalam struktur Arab ayat ini.
Tafsiran
Ayat ini mengajak merenungkan sejarah bangsa-bangsa terdahulu yang lebih kuat namun tetap binasa akibat dosa-dosa mereka, sebagai peringatan bagi generasi berikutnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh berjalan dahulu, baru memperhatikan. Bukan membaca kabarnya. Melihat bekasnya sendiri.
- Yang dibandingkan kekuatan dan peninggalan, dua hal yang bisa diukur. Mereka lebih unggul di keduanya. Keunggulan itu tidak menolong.
- Sebab kehancurannya disebut Allah dosa mereka sendiri. Bukan kekurangan alat. Bukan kalah jumlah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
qwy/mtn per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qwy/mtn: qawiyy diterjemahkan 'kuat', quwwah diterjemahkan 'kekuatan', matiin diterjemahkan 'kukuh'. 51:58 quwwah+matiin terbedakan. Registri kekuatan lengkap. qawiyy (q-w-y): kuat/berdaya.