وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ بِآيَاتِنَا وَسُلْطَانٍ مُبِينٍ

Dan sungguh, Kami telah mengutus Musa dengan tanda-tanda Kami dan keterangan yang nyata,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰwa-la-qad arsalnaa muusaadan sungguh, Kami telah mengutus Musa
  2. بِآيَاتِنَا وَسُلْطَانٍ مُبِينٍbi-aayaatinaa wa-sulthaanin mubiinindengan tanda-tanda Kami dan keterangan yang nyata

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  2. أَرْسَلْنَاarsalnaaKami mengutus
  3. مُوسَىٰmuusaaMusa
  4. بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
  5. وَسُلْطَانٍwa-sulthaanindan keterangan
  6. مُبِينٍmubiininyang nyata

Inti bacaan

Pengutusan Musa dengan 'tanda-tanda dan keterangan yang nyata', kelengkapan bukti yang diberikan sejak awal misi, bukan klaim tanpa dukungan substantif.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(membawa)' tidak dipakai. 'Sultaanin mubiinin' diterjemahkan 'keterangan yang nyata', konsisten dengan frasa identik 'aayaatinaa wa-sultaanin mubiinin' di 23:45. Ayat ini menyambung langsung ke 40:24 tanpa titik penuh, sesuai struktur kalimat Arab yang berlanjut ('ilaa fir'awna...').

Tafsiran

Ayat ini membuka kisah pengutusan Musa, dilengkapi tanda-tanda dan keterangan yang jelas sebagai bekal risalahnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua bekal: tanda-tanda Kami, dan keterangan yang nyata. Sepasang. Yang dilihat dan yang dimengerti sama-sama diberikan.
  • Kalimatnya belum selesai di ayat ini. Menyambung ke ayat berikutnya. Sasaran pengutusannya baru disebut sesudah bekalnya.
  • Allah membuka kisah Musa dengan apa yang dibawanya. Bukan dengan siapa dia. Yang diperkenalkan lebih dahulu bekalnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda'. Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.