إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَقَارُونَ فَقَالُوا سَاحِرٌ كَذَّابٌ

kepada Firaun, Haman, dan Qarun; lalu, mereka berkata, “Seorang penyihir yang banyak berdusta.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَقَارُونَilaa fir'awna wa-haamaana wa-qaaruunakepada Firaun, Haman, dan Qarun
  2. فَقَالُواfa-qaaluulalu, mereka berkata
  3. سَاحِرٌ كَذَّابٌsaahirun kadzdzaabunseorang penyihir yang banyak berdusta

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. إِلَىٰilaakepada
  2. فِرْعَوْنَfir'awnaFiraun
  3. وَهَامَانَwa-haamaanadan Haman
  4. وَقَارُونَwa-qaaruunadan Karun
  5. فَقَالُواfa-qaaluulalu mereka berkata
  6. سَاحِرٌsaahirunpenyihir
  7. كَذَّابٌkadzdzaabunpendusta besar

Inti bacaan

Tuduhan klise 'penyihir lagi pendusta' terhadap Musa, pola penolakan yang berulang terlepas dari kejelasan bukti yang disajikan, sebuah label siap pakai untuk menghindari evaluasi jujur.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan kata ganti '(Ia)' tidak dipakai: 'saahirun kadzdzaabun' dalam struktur Arab adalah seruan elips tanpa subjek eksplisit, dibiarkan sebagai frasa langsung tanpa menambah kata ganti yang tak ada di teks. 'Kadzdzaabun' diterjemahkan 'yang banyak berdusta', konsisten dengan terjemahan kata yang sama di 38:4.

Tafsiran

Ayat ini mencatat tuduhan Firaun, Haman, dan Qarun terhadap Musa: pengulangan pola penolakan klasik dari para pembesar yang berkuasa.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Firaun, Haman, dan Qarun. Tiga. Penguasa, pejabat, dan pemilik harta, dan ketiganya disebut dalam satu baris.
  • Yang mereka ucapkan dua sebutan: penyihir dan pendusta. Bukan bantahan. Yang dipakai menutup perkara penilaian atas orangnya.
  • Allah merekam ketiganya menjawab dengan satu kalimat yang sama. Padahal kepentingan mereka berbeda. Yang menyatukan bukan alasan, melainkan apa yang sama-sama terancam.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, s-h-r, k-dz-b): saahir kadhdhaab diterjemahkan 'penyihir lagi pendusta' (akar s-h-r + akar k-dz-b). gloss '(Musa)' dibuang.