وَقَالَ مُوسَىٰ إِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْ مِنْ كُلِّ مُتَكَبِّرٍ لَا يُؤْمِنُ بِيَوْمِ الْحِسَابِ

Dan Musa berkata, “Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhan kalian dari setiap orang yang sombong, yang tidak beriman kepada hari perhitungan.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَقَالَ مُوسَىٰwa-qaala muusaadan Musa berkata
  2. إِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْinnii 'udztu bi-rabbii wa-rabbikumsesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhan kalian
  3. مِنْ كُلِّ مُتَكَبِّرٍ لَا يُؤْمِنُ بِيَوْمِ الْحِسَابِmin kulli mutakabbirin laa yu'minu bi-yawmi l-hisaabidari setiap orang yang sombong, yang tidak beriman kepada hari perhitungan

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. وَقَالَwa-qaaladan berkata
  2. مُوسَىٰmuusaaMusa
  3. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  4. عُذْتُ'udztuaku berlindung
  5. بِرَبِّيbi-rabbiikepada Tuhanku
  6. وَرَبِّكُمْwa-rabbikumdan Tuhan kalian
  7. مِنْmindari
  8. كُلِّkullisegala
  9. مُتَكَبِّرٍmutakabbirinyang sombong
  10. لَاlaatidak
  11. يُؤْمِنُyu'minuberiman
  12. بِيَوْمِbi-yawmipada hari
  13. الْحِسَابِl-hisaabiperhitungan

Inti bacaan

Respons Musa yang tenang 'aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu', pengakuan bahwa Tuhan yang sama menaungi baik dirinya maupun lawannya, kerangka universal yang tidak eksklusif bahkan terhadap musuh.

Penjelasan pilihan kata

'Yawmi l-hisaabi' diterjemahkan huruf kecil 'hari perhitungan', bukan kapital, konsisten dengan konvensi penulisan istilah eskatologis dalam proyek ini.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan jawaban tenang Musa atas ancaman Firaun: berlindung kepada Allah, bukan melawan dengan kekuatan sendiri.

Renungan dan Hikmah

  • Musa menjawab ancaman dengan berlindung. Bukan dengan ancaman balik. Allah merekam arah yang ia tuju.
  • Yang disebut bukan nama Firaun, melainkan sifatnya. Setiap orang yang sombong. Kalimatnya berlaku lebih luas.
  • Tuhan kalian disebut Allah bersama Tuhanku. Yang mengancam pun punya Tuhan yang sama. Kerangkanya tidak dipersempit.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.