وَقَالَ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمَانَهُ أَتَقْتُلُونَ رَجُلًا أَنْ يَقُولَ رَبِّيَ اللَّهُ وَقَدْ جَاءَكُمْ بِالْبَيِّنَاتِ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ وَإِنْ يَكُ كَاذِبًا فَعَلَيْهِ كَذِبُهُ ۖ وَإِنْ يَكُ صَادِقًا يُصِبْكُمْ بَعْضُ الَّذِي يَعِدُكُمْ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ كَذَّابٌ
Dan seorang lelaki beriman dari keluarga Firaun yang menyembunyikan imannya berkata, “Apakah kalian akan membunuh seorang lelaki karena ia berkata, ‘Tuhanku adalah Allah’, padahal ia telah datang kepada kalian dengan bukti-bukti yang nyata dari Tuhan kalian? Dan jika ia seorang pendusta, maka atasnyalah dustanya; dan jika ia seorang yang benar, akan menimpa kalian sebagian dari apa yang ia ancamkan kepada kalian. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang melampaui batas lagi banyak berdusta.
Terjemahan bertahap (6 jeda)
- وَقَالَ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمَانَهُwa-qaala rajulun mu'minun min aali fir'awna yaktumu iimaanahudan seorang lelaki beriman dari keluarga Firaun yang menyembunyikan imannya berkata
- أَتَقْتُلُونَ رَجُلًا أَنْ يَقُولَ رَبِّيَ اللَّهُa-taqtuluuna rajulan an yaquula rabbiya llaahuapakah kalian akan membunuh seorang lelaki karena ia berkata, Tuhanku adalah Allah
- وَقَدْ جَاءَكُمْ بِالْبَيِّنَاتِ مِنْ رَبِّكُمْwa-qad jaa'akum bi-l-bayyinaati min rabbikumpadahal ia telah datang kepada kalian dengan bukti-bukti yang nyata dari Tuhan kalian
- وَإِنْ يَكُ كَاذِبًا فَعَلَيْهِ كَذِبُهُwa-in yaku kaadziban fa-alayhi kadzibuhudan jika ia seorang pendusta, maka atasnyalah dustanya
- وَإِنْ يَكُ صَادِقًا يُصِبْكُمْ بَعْضُ الَّذِي يَعِدُكُمْwa-in yaku saadiqan yusibkum ba'du lladzii ya'idukumdan jika ia seorang yang benar, akan menimpa kalian sebagian dari apa yang ia ancamkan kepada kalian
- إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ كَذَّابٌinna llaaha laa yahdii man huwa musrifun kadzdzaabunsesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang melampaui batas lagi banyak berdusta
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar q-w-l, r-j-l, a-m-n, a-w-l, k-t-m, q-t-l, r-b-b, a-l-h, j-y-a, b-y-n, k-w-n, k-dz-b, s-d-q, s-w-b, b-'-d, w-'-d, h-d-y, s-r-f): a-taqtuluuna rajulan an yaquula rabbiya llaah diterjemahkan 'membunuh seseorang karena ia berkata Tuhanku Allah'; jaa'akum bi-l-bayyinaat diterjemahkan 'datang dengan bukti nyata' (akar b-y-n); in yaku kaadhiban fa-'alayhi kadhibuhu wa in yaku saadiqan yusibkum diterjemahkan 'jika berdusta, dustanya atasnya; jika benar, sebagian menimpa kalian' (akar k-dz-b + akar s-d-q putaran 84, nalar ADIL menimbang dua kemungkinan; keduanya menolak pembunuhan; teladan argumen berbasis-bukti); laa yahdii man huwa musrif kadhdhaab diterjemahkan 'tak memberi petunjuk orang melampaui batas lagi pendusta' (akar h-d-y HDY + akar s-r-f + akar k-dz-b). Selaras.
Aplikasi
Momen kunci: seorang lelaki beriman dari keluarga Firaun sendiri yang 'menyembunyikan imannya' akhirnya bersuara membela Musa dengan argumen logis (jika berbohong, ia sendiri yang rugi; jika benar, ancamannya akan terbukti). Konkretnya: keberanian moral yang muncul justru dari dalam lingkaran kekuasaan yang menindas adalah teladan penting, argumen rasional yang memberi jalan keluar bagi lawan untuk berpikir ulang, bukan sekadar konfrontasi emosional.