مِثْلَ دَأْبِ قَوْمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ وَالَّذِينَ مِنْ بَعْدِهِمْ ۚ وَمَا اللَّهُ يُرِيدُ ظُلْمًا لِلْعِبَادِ

seperti kebiasaan kaum Nuh, 'Ad, Tsamud, dan orang-orang setelah mereka; dan Allah tidak menghendaki kezaliman terhadap hamba-hamba.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. مِثْلَ دَأْبِ قَوْمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ وَالَّذِينَ مِنْ بَعْدِهِمْmitsla da'bi qawmi nuuhin wa-'aadin wa-tsamuuda wa-lladziina min ba'dihimseperti kebiasaan kaum Nuh, 'Ad, Tsamud, dan orang-orang setelah mereka
  2. وَمَا اللَّهُ يُرِيدُ ظُلْمًا لِلْعِبَادِwa-maa llaahu yuriidu zhulman li-l-'ibaadidan Allah tidak menghendaki kezaliman terhadap hamba-hamba

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. مِثْلَmitslaseperti
  2. دَأْبِda'bikebiasaan
  3. قَوْمِqawmikaumku
  4. نُوحٍnuuhinNuh
  5. وَعَادٍwa-'aadindan kaum Ad
  6. وَثَمُودَwa-tsamuudadan Tsamud
  7. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  8. مِنْmindari
  9. بَعْدِهِمْba'dihimsesudah mereka
  10. وَمَاwa-maadan tidaklah
  11. اللَّهُllaahuAllah
  12. يُرِيدُyuriiduDia kehendaki
  13. ظُلْمًاzhulmankezaliman
  14. لِلْعِبَادِli-l-'ibaadibagi para hamba

Inti bacaan

Referensi eksplisit ke 'kebiasaan kaum Nuh, 'Ad, Tsamud' ditutup penegasan 'Allah tidak menghendaki kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya', pola kehancuran adalah konsekuensi pilihan, bukan kesewenangan ilahi.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini menyambung langsung kalimat 40:30 ('mitsla yawmi l-ahzaabi') sebagai perluasan apositif: kedua frasa 'mitsla' sejajar menunjuk pada objek ketakutan yang sama, bukan kalimat baru.

Tafsiran

Lelaki beriman itu melanjutkan peringatannya dengan menyebut daftar bangsa-bangsa yang binasa akibat menentang para nabi, menegaskan bahwa Allah tidak pernah berbuat zalim terhadap hamba-Nya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam lelaki itu menyebut tiga nama sekaligus: Nuh, 'Ad, Tsamud. Bukan ancaman baru. Peringatannya bertumpu pada sejarah.
  • Yang ia sebut kebiasaan mereka. Bukan nasib mereka. Yang berulang perbuatannya, dan akibatnya cuma mengikuti.
  • Allah menutup dengan Dia tidak menghendaki kezaliman terhadap hamba-hamba. Sesudah daftar kebinasaan. Yang menimpa mereka disebut bukan datang dari kesewenangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar m-ts-l, d-a-b, q-w-m, '-w-d, b-'-d, a-l-h, r-w-d, zh-l-m, '-b-d): maa llaah yuriidu zhulman lil-'ibaad diterjemahkan 'Allah tak menghendaki kezaliman bagi hamba' (akar r-w-d + akar zh-l-m + akar '-b-d, teodisi: kebinasaan itu ulah mereka sendiri, cf. 3:108, 40:17); da'b diterjemahkan 'kebiasaan' (akar d-'-b). gloss '(Yakni)/(yang ditimpa bencana)' dibuang.