يَا قَوْمِ إِنَّمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَإِنَّ الْآخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ

Wahai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan, dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. يَا قَوْمِ إِنَّمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌyaa qawmi innamaa haadzihi l-hayaatu d-dunyaa mataa'unwahai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan
  2. وَإِنَّ الْآخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِwa-inna l-aakhirata hiya daaru l-qaraaridan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-w-m, h-y-y, d-n-w, m-t-', a-kh-r, d-w-r, q-r-r): mataa' diterjemahkan 'kesenangan' (akar m-t-'); daar al-qaraar diterjemahkan 'negeri yang kekal' (akar d-w-r + akar q-r-r). gloss '(sementara)' dibuang.

Aplikasi

Perbandingan nilai fundamental 'kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan... akhirat itulah negeri yang kekal', kerangka prioritas yang jelas antara yang sementara dan yang permanen sebagai dasar pengambilan keputusan.