النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا ۖ وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ

Api, mereka dihadapkan kepadanya pagi dan petang; dan pada hari kiamat terjadi, masukkanlah keluarga Firaun ke dalam azab yang paling berat.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّاn-naaru yu'radhuuna 'alayhaa ghuduwwan wa-'asyiyyanapi, mereka dihadapkan kepadanya pagi dan petang
  2. وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُwa-yawma taquumu s-saa'atudan pada hari kiamat terjadi
  3. أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِadkhiluu aala fir'awna asyadda l-'adzaabimasukkanlah keluarga Firaun ke dalam azab yang paling berat

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. النَّارُn-naaruapi
  2. يُعْرَضُونَyu'radhuunamereka dihadapkan
  3. عَلَيْهَا'alayhaaatasnya
  4. غُدُوًّاghuduwwanpagi hari
  5. وَعَشِيًّاwa-'asyiyyandan petang
  6. وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
  7. تَقُومُtaquumuberdiri
  8. السَّاعَةُs-saa'atuhari Kiamat
  9. أَدْخِلُواadkhiluumasukkanlah kalian
  10. آلَaalakeluarga
  11. فِرْعَوْنَfir'awnaFiraun
  12. أَشَدَّasyaddapaling berat
  13. الْعَذَابِl-'adzaabiazab

Inti bacaan

Susunan (وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ, wa-yawma taquumu s-saa'atu) muncul lima kali di Al-Qur'an (30:12, 30:14, 30:55, 40:46, 45:27), dan keempat ayat lain menyusulkan keadaan orang-orangnya sedangkan 40:46 menyusulkan perintah.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (النَّارُ, n-naaru) yang berarti "api", lalu disusul (يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا, yu'radhuuna 'alayhaa) yang berarti "mereka dihadapkan kepadanya". Kata api disebut lebih dulu dan diulang oleh kata ganti -haa pada (عَلَيْهَا, 'alayhaa), sehingga terjemahan memberi koma sesudah "Api". Kata kerja (يُعْرَضُونَ, yu'radhuuna) berakar ع-ر-ض dan berbentuk pasif, jadi pihak yang menghadapkan tidak disebut. Bentuk persis yu'radhuuna muncul tiga kali di tiga surah, yaitu di 11:18, 40:46, dan 42:45, dan susunan yu'radhuuna 'alayhaa muncul dua kali, yaitu di 40:46 dan 42:45. Terjemahan memakai "dihadapkan" di ketiga tempat itu: di 11:18 kepada Tuhan mereka, dan di 42:45 serta 40:46 kepada hal yang ditunjuk -haa. Pihak yang dihadapkan tidak dinamai di bagian pertama ayat ini, sedangkan bagian kedua menyebut keluarga Firaun.

Kata (غُدُوًّا, ghuduwwan) yang berarti "pagi" berakar غ-د-و, dan bentuk persis ini muncul satu kali, yaitu di 40:46. Pasangannya, (وَعَشِيًّا, wa-'asyiyyan) yang berarti "dan petang", berakar ع-ش-و dan muncul empat kali di tiga surah, yaitu di 19:11, 19:62, 30:18, dan 40:46. Di 19:11 dan 19:62 kata itu berpasangan dengan (بُكْرَةً, bukratan) yang berarti "pagi", yaitu (بُكْرَةً وَعَشِيًّا, bukratan wa-'asyiyyan). Akar غ-د-و dalam bentuk lain berpasangan dengan kata petang yang berbeda, (بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ, bi-l-ghuduwwi wa-l-aashaali) yang berarti "pada waktu pagi dan petang", di 7:205, 13:15, dan 24:36. Pasangan ghuduwwan wa-'asyiyyan karena itu hanya ada di 40:46, walaupun masing-masing katanya ada di tempat lain.

Frasa (وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ, wa-yawma taquumu s-saa'atu) yang berarti "dan pada hari kiamat terjadi" muncul lima kali di tiga surah, yaitu di 30:12, 30:14, 30:55, 40:46, dan 45:27. Kata (تَقُومُ, taquumu) berakar ق-و-م, dan (السَّاعَةُ, s-saa'atu) berakar س-و-ع. Di empat ayat lain frasa itu disusul kata kerja yang menyebut keadaan orang-orangnya: (يُبْلِسُ الْمُجْرِمُونَ, yublisu l-mujrimuuna) yang berarti "para pendosa berputus asa" di 30:12, (يَوْمَئِذٍ يَتَفَرَّقُونَ, yawma'idzin yatafarraquuna) yang berarti "pada hari itu mereka terpisah-pisah" di 30:14, (يُقْسِمُ الْمُجْرِمُونَ, yuqsimu l-mujrimuuna) yang berarti "para pendosa bersumpah" di 30:55, dan (يَوْمَئِذٍ يَخْسَرُ الْمُبْطِلُونَ, yawma'idzin yakhsaru l-mubthiluuna) yang berarti "pada hari itu rugilah orang-orang yang membatalkan" di 45:27. Di 40:46 frasa yang sama disusul perintah, yaitu (أَدْخِلُوا, adkhiluu).

Kata kerja adkhiluu berakar د-خ-ل dan berarti "masukkanlah", yaitu perintah kepada beberapa orang untuk membuat pihak lain masuk. Bentuk persis ini muncul satu kali, yaitu di 40:46. Ayat ini tidak menyebut siapa yang berbicara dan siapa yang diperintah. Perintah dengan akar yang sama dan arti yang sama ada di 40:8, (وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ, wa-adkhilhum jannaati 'adnin) yang berarti "dan masukkanlah mereka ke dalam taman-taman 'Adn", yang diucapkan kepada Tuhan. Kata (آلَ فِرْعَوْنَ, aala fir'awna) yang berarti "keluarga Firaun" menjadi objek perintah di 40:46, dan bentuk dengan akhiran fathah ini muncul lima kali di lima surah, yaitu di 2:50, 7:130, 8:54, 40:46, dan 54:41.

Frasa (أَشَدَّ الْعَذَابِ, asyadda l-'adzaabi) yang berarti "azab yang paling berat" muncul satu kali, yaitu di 40:46. Dengan akhiran yang berbeda, (أَشَدِّ الْعَذَابِ, asyaddi l-'adzaabi) muncul satu kali di 2:85, dalam (يُرَدُّونَ إِلَىٰ أَشَدِّ الْعَذَابِ, yuradduuna ilaa asyaddi l-'adzaabi) yang berarti "mereka dikembalikan kepada azab yang paling berat", dan kalimat itu memuat (يَوْمَ الْقِيَامَةِ, yawma l-qiyaamati) yang berarti "pada hari kiamat". Terjemahan memakai "paling berat" di kedua tempat. Kata (أَشَدَّ, asyadda) berakar ش-د-د, dan di surah 40 kata itu muncul tiga kali: di 40:21, (أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً, asyadda minhum quwwatan) yang berarti "lebih hebat kekuatannya daripada mereka", di 40:82, (وَأَشَدَّ قُوَّةً, wa-asyadda quwwatan) yang berarti "dan lebih hebat kekuatannya", dan di 40:46 untuk azab. Terjemahan memakai "lebih hebat" untuk kekuatan dan "paling berat" untuk azab, sesuai dengan benda yang diukur.

Tafsiran

Ayat ini memuat dua keterangan waktu yang dihubungkan oleh wa dan tidak diurutkan oleh kata apa pun: pagi dan petang yang berulang, dan hari kiamat terjadi. Ayat tidak menyebut di mana pagi dan petang itu berlangsung, siapa yang menghadapkan mereka, dan sampai kapan. Dapat dibaca bahwa bagian pertama berlangsung sebelum bagian kedua, karena bagian kedua dibuka dengan sebuah hari tertentu, tetapi ayat tidak menyatakan urutan itu dan tidak membandingkan keduanya.

Bentuk ayat berubah di tengahnya. Ayat 40:45 menyebut Allah sebagai pelaku perlindungan, dan 40:46 berhenti menyebut pelaku: kata kerja pertama berbentuk pasif, dan kata kerja kedua berbentuk perintah tanpa penutur yang disebut. Perpindahan dari laporan ke perintah terjadi tepat pada pergantian dari pagi dan petang ke hari kiamat.

Keluarga Firaun disebut di 40:45 sebagai pihak yang diliputi azab, dan di 40:46 sebagai objek perintah memasukkan. Lelaki beriman yang dilindungi di 40:45 tidak disebut lagi di 40:46, sehingga ayat ini seluruhnya berbicara tentang keluarga itu. Kata api, yang membuka 40:46, muncul lagi di 40:47 sebagai tempat orang-orang saling berbantah, (فِي النَّارِ, fii n-naari) yang berarti "di dalam api", dan 40:46 sendiri tidak menyebut siapa yang berada di api itu pada hari kiamat.

Renungan dan Hikmah

  • Kata kerja masukkanlah muncul di 40:8 sebagai permohonan kepada Tuhan agar sekelompok orang beriman dimasukkan ke taman 'Adn, dan di 40:46 sebagai perintah tanpa penutur agar keluarga Firaun dimasukkan ke azab. Kedua ayat berasal dari bagian surah yang berbeda, sehingga tidak dibaca sebagai pasangan. Orang yang pernah memohon kepada Tuhan bagi orang-orang yang dikasihinya dapat bertanya, kata kerja apa yang terucap dalam batinnya bagi orang yang tidak dikasihinya?
  • Pasangan pagi dan petang muncul di ayat lain untuk bertasbih kepada-Nya di 24:36, untuk rezeki di 19:62, dan untuk mengingat Tuhan di 7:205. Di 40:46 dua waktu yang sama diisi dengan dihadapkan kepada api. Ayat-ayat itu berbeda konteks dan tidak saling menafsirkan. Dua titik waktu yang dilalui setiap orang dalam sehari ternyata dapat diisi hal yang sangat berlainan menurut ayat-ayat tersebut. Apa yang paling sering mengisi pagi dan petang seseorang, dan kepada siapa kedua waktu itu diarahkan?
  • Bagian pertama ayat berbicara tentang peristiwa yang berulang pada pagi dan petang, dan bagian kedua tentang satu hari tertentu, hari kiamat terjadi. Ayat tidak menyebut apakah orang-orang yang dihadapkan menyadari pengulangan itu. Kalimat yang memuat pengulangan di depan dan satu hari di belakang mengundang pembaca memeriksa hal-hal dalam hidupnya yang berlangsung setiap pagi dan petang sampai hampir tidak terasa. Dari semua yang berulang itu, adakah yang sebenarnya sedang bergerak menuju sebuah hari tertentu?
  • Setelah Allah disebut sebagai pelaku perlindungan di 40:45, ayat 40:46 tidak menyebut siapa yang menghadapkan orang-orang itu kepada api dan siapa yang memerintahkan memasukkan keluarga Firaun. Dua hal dikatakan tanpa pelaku, dan ayat tidak menjawab pertanyaan tentang pelakunya. Sorotan jatuh pada apa yang terjadi pada orang-orang itu, tidak pada siapa yang melakukannya. Ketika sebuah keputusan berat disampaikan tanpa menyebut siapa yang memutuskan, apa yang tertinggal dalam benak pendengar tentang Dia yang memegang keputusan itu?
  • Kata yang dipakai di 40:21 dan 40:82 untuk mengukur kekuatan bangsa-bangsa terdahulu, lebih hebat kekuatannya, dipakai lagi di 40:46 untuk mengukur azab. Di 40:21 Allah mengazab bangsa yang lebih hebat itu karena dosa-dosa mereka, dan di 40:82 apa yang dahulu mereka usahakan tidak mencukupkan mereka. Ketiga ayat tidak menyebut hubungan hitungan antara kekuatan dan azab. Orang yang mengukur dirinya, keluarganya, atau lembaganya dengan kekuatan dapat bertanya, bila ukuran kekuatan itu bertemu ukuran yang sama pada azab, ukuran mana yang lebih menentukan di hadapan Allah?
  • Ayat ini dibuka dengan benda yang dihadapi, yaitu api, baru kemudian menyebut orang-orang yang dihadapkan kepadanya. Susunan itu menaruh sorotan awal pada api, dan pihak yang dihadapkan baru tampak pada bagian kedua ayat. Orang yang menceritakan sebuah bahaya dapat memperhatikan apa yang disebutnya lebih dulu, bahayanya atau orang-orang yang terancam, dan apa yang tertinggal pada pendengarnya dari urutan itu. Bila bahaya yang didahulukan, apakah pendengar masih sempat membayangkan wajah orang-orang di dalamnya?