وَإِذْ يَتَحَاجُّونَ فِي النَّارِ فَيَقُولُ الضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّا نَصِيبًا مِنَ النَّارِ

Dan ketika mereka saling berbantah di dalam api, orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “Sesungguhnya kami dahulu pengikut kalian; maka, dapatkah kalian mencukupi kami dari sebagian api?”

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَإِذْ يَتَحَاجُّونَ فِي النَّارِwa-idz yatahaajjuuna fii n-naaridan ketika mereka saling berbantah di dalam api
  2. فَيَقُولُ الضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُواfa-yaquulu dh-dhu'afaa'u li-lladziina stakbaruulalu, orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri
  3. إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًاinnaa kunnaa lakum taba'ansesungguhnya kami dahulu pengikut kalian
  4. فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّا نَصِيبًا مِنَ النَّارِfa-hal antum mughnuuna 'annaa nashiiban mina n-naarimaka, dapatkah kalian mencukupi kami dari sebagian api

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. وَإِذْwa-idzdan ketika
  2. يَتَحَاجُّونَyatahaajjuunamereka berbantah
  3. فِيfiidi dalam
  4. النَّارِn-naariapi
  5. فَيَقُولُfa-yaquulumaka ia berkata
  6. الضُّعَفَاءُdh-dhu'afaa'uorang-orang lemah
  7. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  8. اسْتَكْبَرُواstakbaruumereka menyombongkan diri
  9. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  10. كُنَّاkunnaakami adalah
  11. لَكُمْlakumbagi kalian
  12. تَبَعًاtaba'anpengikut
  13. فَهَلْfa-halmaka apakah
  14. أَنْتُمْantumkalian
  15. مُغْنُونَmughnuunayang dapat menolak
  16. عَنَّا'annaadari kami
  17. نَصِيبًاnashiibanbagian
  18. مِنَminadari
  19. النَّارِn-naariapi

Inti bacaan

Frasa (إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا, innaa kunnaa lakum taba'an) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 14:21 dan 40:47.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَإِذْ يَتَحَاجُّونَ فِي النَّارِ, wa-idz yatahaajjuuna fii n-naari) yang berarti "dan ketika mereka saling berbantah di dalam api". Kata (وَإِذْ, wa-idz) berarti "dan ketika". Kata kerja (يَتَحَاجُّونَ, yatahaajjuuna) berakar ح-ج-ج, dan bentuk persisnya muncul satu kali, yaitu di 40:47. Akar ini muncul di dua puluh enam ayat menurut korpus morfologi, antara lain (حَاجُّوكَ, haajjuuka) yang berarti "mereka membantahmu" di 3:20, tempat satu pihak membantah pihak lain. Di 40:47 pelakunya jamak dan berhadapan satu sama lain, yaitu kelompok yang lemah berbicara kepada kelompok yang menyombongkan diri, sehingga terjemahan memakai "saling". Ayat sebelumnya menaruh orang-orang itu dengan (عَلَيْهَا, 'alayhaa) yang berarti "kepadanya", dan ayat ini dengan (فِي النَّارِ, fii n-naari) yang berarti "di dalam api".

Kalimat sesudahnya hampir sama dengan 14:21. Frasa (فَيَقُولُ الضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا, fa-yaquulu dh-dhu'afaa'u li-lladziina stakbaruu) berarti "lalu orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri". Kata (الضُّعَفَاءُ, dh-dhu'afaa'u) berakar ض-ع-ف dan muncul dua kali di dua surah, yaitu di 14:21 dan 40:47. Di 14:21 kata kerjanya (فَقَالَ, fa-qaala) berbentuk lampau, sedangkan di 40:47 (فَيَقُولُ, fa-yaquulu) berbentuk sedang berlangsung, sama dengan yatahaajjuuna di awal ayat, dan terjemahan memakai "berkata" di keduanya. Susunan (لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا, li-lladziina stakbaruu) muncul empat kali di tiga surah, yaitu di 14:21, 34:31, 34:33, dan 40:47. Di 34:31 dan 34:33 pihak yang berbicara kepada mereka disebut (الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا, lladziina studh'ifuu) yang berarti "orang-orang yang dianggap lemah", yaitu akar ض-ع-ف dalam bentuk lain. Kata kerja (اسْتَكْبَرُوا, stakbaruu) berakar ك-ب-ر dan muncul dua puluh kali di sebelas surah, yaitu di 4:173, 7:36, 7:40, 7:75, 7:76, 7:88, 7:133, 10:75, 14:21, 23:46, 25:21, 29:39, 34:31, 34:32, 34:33, 40:47, 40:48, 41:15, 41:38, dan 71:7.

Frasa (إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا, innaa kunnaa lakum taba'an) berarti "sesungguhnya kami dahulu pengikut kalian" dan muncul dua kali di dua surah, yaitu di 14:21 dan 40:47. Kata (كُنَّا, kunnaa) berbentuk lampau, dan terjemahan memakai "dahulu" untuk menandai bahwa menjadi pengikut terjadi sebelum percakapan di api ini, seperti di 14:21. Kata (تَبَعًا, taba'an) berakar ت-ب-ع dan berarti "pengikut"; bentuk persis ini muncul dua kali, di 14:21 dan 40:47.

Frasa (فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّا, fa-hal antum mughnuuna 'annaa) berarti "maka dapatkah kalian mencukupi kami" dan muncul dua kali, di 14:21 dan 40:47. Kata (مُغْنُونَ, mughnuuna) berakar غ-ن-ي. Dalam bentuk kata kerja, akar ini diterjemahkan "mencukupkan", misalnya (لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ, lan tughniya 'anhum amwaaluhum) yang berarti "harta mereka tidak akan mencukupkan mereka" di 58:17, dan susunan lan tughniya 'anhum muncul tiga kali di dua surah, yaitu di 3:10, 3:116, dan 58:17. Di 40:47 terjemahan memakai "mencukupi kami" seperti di 14:21, dengan 'annaa sebagai pihak yang dicukupi.

Kata (نَصِيبًا, nashiiban) yang berarti "bagian" berakar ن-ص-ب, dan bentuk persisnya muncul delapan kali di lima surah, yaitu di 3:23, 4:7, 4:44, 4:51, 4:118, 6:136, 16:56, dan 40:47. Susunan (نَصِيبًا مِنَ, nashiiban mina) yang berarti "bagian dari" muncul empat kali, yaitu di 3:23, 4:44, 4:51, dan 40:47. Di tiga ayat pertama kata itu disusul (الْكِتَابِ, l-kitaabi) yang berarti "Kitab", dan di 40:47 kata itu disusul (النَّارِ, n-naari) yang berarti "api". Permintaan di ayat ini menyebut sebagian api, tidak seluruhnya.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan dua kelompok yang sudah berada di tempat yang sama dan masih saling berbantah, dengan satu permintaan yang terbuka tanpa jawaban di ayat yang sama. Kelompok yang lemah memulai dengan satu pernyataan tentang hubungan masa lalu, kami dahulu pengikut kalian, lalu bertanya apakah kelompok lain dapat mencukupi mereka dari sebagian api. Ayat tidak menyebut apakah kelompok yang menyombongkan diri pernah memerintah atau menjanjikan sesuatu kepada pengikutnya.

Permintaan yang sama, sampai kata ganti kami, ada di 14:21. Latarnya berbeda: 14:21 dibuka dengan (وَبَرَزُوا لِلَّهِ جَمِيعًا, wa-barazuu li-llaahi jamii'an) yang berarti "dan mereka semua berkumpul menghadap Allah", sedangkan 40:47 dibuka dengan api. Balasannya pun datang di tempat yang berbeda. Di 14:21 balasan muncul dalam ayat yang sama dengan permintaan, dibuka (قَالُوا, qaaluu) dan memuat (لَوْ هَدَانَا اللَّهُ لَهَدَيْنَاكُمْ, law hadaanaa llaahu la-hadaynaakum) yang berarti "sekiranya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami memberi petunjuk kepada kalian", sedangkan di 40:47 balasan itu menunggu ayat berikutnya.

Di 34:31, orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, (لَوْلَا أَنْتُمْ لَكُنَّا مُؤْمِنِينَ, lawlaa antum la-kunnaa mu'miniina) yang berarti "tanpa kalian, niscaya kami menjadi orang-orang mukmin". Kalimat itu menyalahkan. Di 40:47 tidak ada kalimat yang menyalahkan; ayat memuat satu pernyataan dan satu pertanyaan. Kedua ayat tidak saling merujuk.

Ukuran permintaannya kecil: sebagian dari api. Di 40:49 permintaan lain dari penghuni api, (يُخَفِّفْ عَنَّا يَوْمًا مِنَ الْعَذَابِ, yukhaffif 'annaa yawman mina l-'adzaabi) yang berarti "agar Dia meringankan azab dari kami sehari", juga kecil, walaupun diajukan oleh kelompok lain kepada pihak lain.

Renungan dan Hikmah

  • Kelompok yang lemah membuka permintaannya dengan satu pernyataan tentang hubungan, kami dahulu pengikut kalian, dan baru sesudah itu bertanya. Ayat tidak menyebut apakah para pemimpin pernah memberi sesuatu kepada pengikutnya, dan tidak menyebut apakah hubungan itu dibuat atas permintaan mereka. Hubungan yang dijadikan dasar permohonan berasal dari masa dahulu, dan dalam adegan ini hubungan itu tidak menghasilkan apa pun di ayat yang sama. Orang yang pernah mengikuti seseorang dengan setia dapat bertanya, bila suatu hari menagih kepada orang yang diikutinya, apakah hubungan itu masih bernilai di hadapan Allah?
  • Permintaan di 40:47 menyebut bagian dari api, tidak seluruhnya, dan permintaan di 40:49 menyebut keringanan selama sehari. Dua permintaan itu berasal dari kelompok yang berbeda dan ditujukan kepada pihak yang berbeda, sehingga tidak disamakan, tetapi keduanya sama kecilnya. Di 40:49 penjaga diminta memohonkan keringanan kepada Tuhan mereka. Orang yang sedang mengajukan permintaan dapat memperhatikan seberapa kecil ukuran yang akan dimohon bila hampir semua pintu telah tertutup. Dalam permintaan yang paling kecil sekalipun, kepada siapa permintaan itu akhirnya diarahkan?
  • Di 34:31 kelompok yang dianggap lemah menyalahkan kelompok yang menyombongkan diri dengan kalimat tanpa kalian, niscaya kami menjadi orang-orang mukmin. Di 40:47 kelompok yang disebut lemah tidak menyalahkan, dan ayat memuat sebuah pertanyaan, dapatkah kalian mencukupi kami. Kedua ayat tidak saling merujuk. Dari perbedaannya orang dapat memeriksa kebiasaannya sendiri saat berhadapan dengan orang yang pernah menuntunnya ke arah yang keliru: menyalahkan lebih dulu atau bertanya lebih dulu. Di 34:31 mereka berdiri dihentikan di hadapan Tuhan mereka; di tempat seperti itu, mana yang lebih sempat dikerjakan, menuduh atau bertanya?
  • Permintaan yang sama sampai kata ganti kami ada di 14:21, dan balasannya langsung menyebut Allah, sekiranya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami memberi petunjuk kepada kalian. Di 40:47 balasan tidak ada dalam ayat yang sama dan menunggu ayat berikutnya. Satu permintaan yang sama dapat dijawab dengan cara yang menunjuk di luar diri penjawab, seperti di 14:21. Orang yang pernah diminta tolong dan tidak sanggup menolong dapat memeriksa jawabannya sendiri. Ketika ia menolak, apakah jawabannya menunjuk kepada Allah, atau hanya kepada ketidakmampuan dirinya?
  • Kata kerja saling berbantah dipakai untuk dua kelompok yang sudah berada di tempat yang sama, di dalam api, dan ayat tidak menyebut perbantahan itu mengubah apa pun. Perselisihan terus berjalan padahal kedua pihak sudah tiba di tempat yang sama. Orang dapat mencari dalam hidupnya sendiri perselisihan yang masih dipertahankan padahal pihak-pihak di dalamnya akan menghadapi akhir yang sama. Seberapa banyak tenaga yang dihabiskan untuk memenangkan sebuah bantahan yang pemenangnya dan yang kalah akan berada di tempat yang sama?
  • Satu kelompok di ayat ini disebut menurut keadaannya, yaitu lemah, dan kelompok lain menurut sikapnya, yaitu menyombongkan diri. Ayat tidak menyebut kelompok kedua sebagai yang kuat atau yang berkuasa. Kedua sebutan itu berbeda jenisnya, keadaan untuk kelompok pertama dan sikap untuk kelompok kedua. Orang yang dikenal di sekitarnya dengan sebuah gelar atau kedudukan dapat membayangkan namanya ditulis menurut sikap. Nama apa yang akan tertulis, dan apakah nama itu akan terdengar sama dengan gelar yang selama ini dipakai?