قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُلٌّ فِيهَا إِنَّ اللَّهَ قَدْ حَكَمَ بَيْنَ الْعِبَادِ

Orang-orang yang menyombongkan diri berkata, “Sesungguhnya kita semua berada di dalamnya; sesungguhnya Allah telah memutuskan di antara hamba-hamba.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُواqaala lladziina stakbaruuorang-orang yang menyombongkan diri berkata
  2. إِنَّا كُلٌّ فِيهَاinnaa kullun fiihaasesungguhnya kita semua berada di dalamnya
  3. إِنَّ اللَّهَ قَدْ حَكَمَ بَيْنَ الْعِبَادِinna llaaha qad hakama bayna l-'ibaadisesungguhnya Allah telah memutuskan di antara hamba-hamba

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. اسْتَكْبَرُواstakbaruumereka menyombongkan diri
  4. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  5. كُلٌّkullunmasing-masing
  6. فِيهَاfiihaadi dalamnya
  7. إِنَّinnasesungguhnya
  8. اللَّهَllaahaAllah
  9. قَدْqadsungguh
  10. حَكَمَhakamamemutuskan
  11. بَيْنَbaynadi antara
  12. الْعِبَادِl-'ibaadipara hamba

Inti bacaan

Frasa (قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا, qaala lladziina stakbaruu) muncul tiga kali di Al-Qur'an, yaitu di 7:76, 34:32, dan 40:48.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا, qaala lladziina stakbaruu) yang berarti "orang-orang yang menyombongkan diri berkata". Frasa ini muncul tiga kali di tiga surah, yaitu di 7:76, 34:32, dan 40:48. Di 7:76 mereka menjawab pernyataan iman dengan (إِنَّا بِالَّذِي آمَنْتُمْ بِهِ كَافِرُونَ, innaa bi-lladzii aamantum bihi kaafiruuna) yang berarti "sesungguhnya kami kufur terhadap apa yang kalian imani". Di 34:32 mereka menjawab kelompok yang dianggap lemah dengan pertanyaan (أَنَحْنُ صَدَدْنَاكُمْ عَنِ الْهُدَىٰ, a-nahnu shadadnaakum 'ani l-hudaa) yang berarti "kamikah yang menghalangi kalian dari petunjuk", lalu menuduh balik dengan (بَلْ كُنْتُمْ مُجْرِمِينَ, bal kuntum mujrimiina) yang berarti "bahkan kalianlah para pendosa". Di 40:48 mereka juga menjawab kelompok yang lemah, dengan dua pernyataan yang tidak memuat tuduhan balik.

Kalimat (إِنَّا كُلٌّ فِيهَا, innaa kullun fiihaa) berarti "sesungguhnya kita semua berada di dalamnya". Kata (كُلٌّ, kullun) berakar ك-ل-ل dan berarti "semua"; bentuk persisnya muncul dua puluh tujuh kali di dua puluh surah. Susunan (كُلٌّ فِيهَا, kullun fiihaa) muncul dua kali, yaitu di 21:99 dan 40:48. Di 21:99, (وَكُلٌّ فِيهَا خَالِدُونَ, wa-kullun fiihaa khaaliduuna) yang berarti "dan semuanya kekal di dalamnya", kata kullun dapat dibaca mencakup yang menyembah dan yang disembah, keduanya disebut di 21:98. Kata ganti -haa pada (فِيهَا, fiihaa) menunjuk api, yang disebut di 40:47 dengan (النَّارِ, n-naari). Kata (إِنَّا, innaa) dipakai dua kali berturut-turut dalam dua ayat, dan terjemahan memakai "kami" di 40:47 karena kata itu berhadapan dengan (لَكُمْ, lakum) yang berarti "kalian", dan "kita" di 40:48 karena kullun mencakup lebih dari satu kelompok. Ayat tidak merinci siapa saja yang tercakup, dan pembacaan bahwa kelompok yang diajak bicara ikut tercakup didukung oleh kenyataan bahwa mereka baru saja disebut berada di api yang sama.

Kalimat (إِنَّ اللَّهَ قَدْ حَكَمَ بَيْنَ الْعِبَادِ, inna llaaha qad hakama bayna l-'ibaadi) berarti "sesungguhnya Allah telah memutuskan di antara hamba-hamba". Kata (قَدْ, qad) ditandai korpus morfologi sebagai penanda kepastian, dan terjemahan memakai "telah". Kata kerja (حَكَمَ, hakama) berakar ح-ك-م dan diterjemahkan "memutuskan"; bentuk persisnya muncul satu kali, yaitu di 40:48. Di ayat lain Allah menjadi pelaku "memutuskan di antara" dengan bentuk sedang berlangsung: (يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ, yahkumu baynahum) yang berarti "memutuskan di antara mereka" di 2:113, 16:124, 22:56, dan 39:3, serta (تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ, tahkumu bayna 'ibaadika) yang berarti "memutuskan di antara hamba-hamba-Mu" di 39:46. Di kelima ayat itu kata kerjanya berbentuk sedang berlangsung, sedangkan di 40:48 berbentuk lampau. Kata (الْعِبَادِ, l-'ibaadi) tidak memuat kata ganti, seperti di 40:44, sehingga terjemahan memakai "hamba-hamba". Ayat ini tidak menyebut isi keputusan itu.

Tafsiran

Ayat ini menjawab permintaan di 40:47 tanpa menolaknya secara terang: kelompok yang menyombongkan diri menyatakan dua hal, semua berada di dalam api dan Allah telah memutuskan di antara hamba-hamba. Permintaan akan sebagian api tidak disebut lagi, dan ayat tidak menyatakan apakah permintaan itu dikabulkan. Kata kami yang dipakai kelompok yang lemah di 40:47 dijawab dengan kita, dan kata bagian dijawab dengan semua.

Di 34:32 kelompok yang sama menjawab dengan pertanyaan dan tuduhan balik, sedangkan di 40:48 tidak ada pembelaan diri dan tidak ada tuduhan. Dari tiga kemunculan frasa pembukanya, jawaban di 7:76 berisi pernyataan tentang iman yang dikufuri, jawaban di 34:32 berisi pertanyaan, dan jawaban di 40:48 berisi pernyataan tentang tempat bersama dan tentang Allah.

Ayat 40:44 menutup tuturan lelaki beriman dengan (إِنَّ اللَّهَ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ, inna llaaha bashiirun bi-l-'ibaadi), dan 40:48 menutup tuturan kelompok ini dengan kalimat yang dibuka (إِنَّ اللَّهَ, inna llaaha) yang sama dan memuat kata hamba-hamba yang sama. Penuturnya berada di tempat yang berlainan, dan ayat tidak menyatakan hubungan antara kedua kalimat itu.

Ayat 40:49 membawa permintaan baru dari penghuni api kepada penjaga Jahanam, sehingga rangkaian permintaan bergerak dari sesama penghuni di 40:47 ke penjaga di 40:49.

Renungan dan Hikmah

  • Kelompok yang menyombongkan diri menjawab kata kami di ayat sebelumnya dengan kita, dan menambahkan kata semua: kita semua berada di dalamnya. Perbedaan kedudukan antara yang memimpin dan yang mengikuti, yang menjadi dasar permintaan di 40:47, tidak disebut dalam kalimat ini. Ayat tidak menyatakan bahwa perbedaan itu hilang dengan sendirinya, dan kalimat itu hanya tidak membawanya. Orang yang hari ini dikenal karena kedudukannya dapat membayangkan sebuah kalimat yang dimulai dengan kita semua. Urusan mana yang selama ini dihitung berdasarkan kedudukan akan terdengar ganjil di dalamnya, dan bagaimana kedudukan itu dipikul di hadapan Allah?
  • Penutup ayat menyebut Allah telah memutuskan di antara hamba-hamba, dengan kata yang umum dan tanpa kata ganti. Kelompok ini baru saja berkata kita semua, tetapi ayat tidak menyebut apakah mereka menghitung diri sendiri sebagai bagian dari hamba-hamba yang diputuskan itu. Kata hamba-hamba menempatkan yang tinggi dan yang rendah pada sisi yang sama terhadap Allah, dan di ayat ini kata itu keluar dari mulut orang-orang yang dinamai menyombongkan diri. Sebutan apa yang paling sering dipakai seseorang bagi manusia pada umumnya, dan apakah dirinya sendiri termasuk di dalam sebutan itu?
  • Kata kerja memutuskan dengan Allah sebagai pelaku berbentuk sedang berlangsung di 2:113, 16:124, 22:56, 39:3, dan 39:46, dan berbentuk lampau di 40:48, yang diucapkan oleh orang-orang yang sudah berada di dalam api. Satu keputusan dapat disebut dengan bentuk yang berbeda menurut tempat penuturnya. Hal-hal yang dalam hidup sehari-hari dikatakan nanti, bagi penutur di tempat lain sudah berbunyi telah. Keputusan mana yang selama ini diucapkan dengan kata nanti, dan bagaimana bunyinya bila diucapkan oleh seseorang yang sudah melihat hasilnya dari Dia yang memutuskan?
  • Permintaan di 40:47 menyebut sebagian dari api, dan jawaban di 40:48 memakai kata semua. Dua kata itu terpisah oleh satu ayat, dan ayat kedua tidak menyebut sebagian sama sekali. Permintaan yang kecil tidak dijawab dengan angka yang lebih kecil, dan tidak dijawab dengan kata tidak. Orang yang pernah mengajukan permintaan kecil dan menerima jawaban yang menyebut keadaan semua orang dapat memperhatikan apa yang terjadi pada permintaannya. Ketika jawaban memindahkan pembicaraan dari bagian ke keseluruhan, di mana permintaan itu berada, dan kepada siapa permintaan itu dapat dibawa sesudahnya?
  • Jawaban di ayat ini menyebut dua keadaan: semua berada di dalamnya, dan Allah telah memutuskan. Kata menolak, tuduhan, dan pembelaan tidak ada di dalamnya. Di 34:32 kelompok dengan sebutan yang sama menjawab tuduhan dengan pertanyaan yang membela diri dan tuduhan balik. Dari perbedaan dua jawaban itu seseorang dapat memeriksa caranya sendiri menjawab sebuah permintaan. Apakah jawabannya menyebut keadaan yang sebenarnya, atau mencari orang lain untuk disalahkan, dan seberapa jauh jawaban itu mengarah kepada Allah?
  • Pernyataan bahwa Allah memutuskan di antara hamba-hamba muncul di 39:46 dalam doa, anta tahkumu bayna 'ibaadika, dan muncul di 40:48 dalam jawaban orang-orang yang menyombongkan diri. Isinya serupa, sedangkan posisi penuturnya jauh berbeda: yang satu menyerahkan perselisihan kepada Allah, yang lain mengakui keputusan yang sudah ada. Kedua ayat tidak saling merujuk. Kalimat tentang Allah yang sekarang terdengar ringan di lidah, dari posisi mana ia diucapkan: sebagai doa atau sebagai pengakuan?