وَقَالَ الَّذِينَ فِي النَّارِ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ ادْعُوا رَبَّكُمْ يُخَفِّفْ عَنَّا يَوْمًا مِنَ الْعَذَابِ
Dan orang-orang yang berada di dalam api berkata kepada penjaga-penjaga Jahanam, “Mohonkanlah kepada Tuhan kalian agar Dia meringankan azab dari kami sehari saja.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَقَالَ الَّذِينَ فِي النَّارِ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَwa-qaala lladziina fii n-naari li-khazanati jahannamadan orang-orang yang berada di dalam api berkata kepada penjaga-penjaga Jahanam
- ادْعُوا رَبَّكُمْ يُخَفِّفْ عَنَّا يَوْمًا مِنَ الْعَذَابِud'uu rabbakum yukhaffif 'annaa yawman mina l-'adzaabimohonkanlah kepada Tuhan kalian agar Dia meringankan azab dari kami sehari saja
Terjemahan per kata (13 kata)
- وَقَالَwa-qaaladan berkata
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- فِيfiidalam
- النَّارِn-naariapi
- لِخَزَنَةِli-khazanatikepada para penjaga
- جَهَنَّمَjahannamaJahanam
- ادْعُواud'uuberdoalah kalian
- رَبَّكُمْrabbakumTuhan kalian
- يُخَفِّفْyukhaffifdiringankan
- عَنَّا'annaadari kami
- يَوْمًاyawmansuatu hari
- مِنَminadari
- الْعَذَابِl-'adzaabiazab
Inti bacaan
Bentuk (خَزَنَتُهَا, khazanatuhaa) muncul tiga kali di Al-Qur'an, yaitu di 39:71, 39:73, dan 67:8, sedangkan (لِخَزَنَةِ, li-khazanati) hanya muncul di 40:49.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَقَالَ الَّذِينَ فِي النَّارِ, wa-qaala lladziina fii n-naari) yang berarti "dan orang-orang yang berada di dalam api berkata". Pembicaranya ditunjuk lewat tempatnya, tanpa nama golongan seperti (الضُّعَفَاءُ, dh-dhu'afaa'u) yang berarti "orang-orang yang lemah" di 40:47 dan (الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا, lladziina stakbaruu) yang berarti "orang-orang yang menyombongkan diri" di 40:48. Susunan (الَّذِينَ فِي النَّارِ, lladziina fii n-naari) hanya muncul di 40:49. Apakah pembicara di sini orang-orang yang sama dengan pembicara di 40:47 dan 40:48 atau golongan yang lebih luas tidak dinyatakan, sehingga terjemahan memakai "orang-orang yang berada di dalam api" tanpa keterangan tambahan.
Kata (لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ, li-khazanati jahannama) yang berarti "kepada penjaga-penjaga Jahanam" tersusun dari huruf li yang berarti "kepada", (خَزَنَةِ, khazanati) yang berarti "penjaga-penjaga", dan (جَهَنَّمَ, jahannama) yang berarti "Jahanam". Kata khazanati berakar خ-ز-ن dan, menurut data morfologi korpus, muncul empat kali, yaitu di 39:71, 39:73, 40:49, dan 67:8. Tiga kemunculan lainnya berbentuk (خَزَنَتُهَا, khazanatuhaa) yang berarti "penjaga-penjaganya", dengan akhiran -haa yang menunjuk tempat yang sudah disebut sebelumnya. Di 39:71 dan 67:8 tempat itu neraka, dan di 39:73 tempat itu taman. Di 39:71 dan 67:8 para penjaga mengajukan pertanyaan (أَلَمْ يَأْتِكُمْ, a-lam ya'tikum) yang berarti "bukankah telah datang kepada kalian". Di 40:49 mereka tampil sebagai pihak yang dimintai. Jenis penjaga itu tidak dijelaskan, dan terjemahan membiarkan Jahanam sebagai nama tanpa menambahkan "neraka".
Kata (ادْعُوا رَبَّكُمْ, ud'uu rabbakum) yang berarti "mohonkanlah kepada Tuhan kalian" memuat kata kerja perintah (ادْعُوا, ud'uu) dari akar د-ع-و dan sebutan (رَبَّكُمْ, rabbakum) yang berarti "Tuhan kalian". Gabungan itu muncul dua kali, yaitu di 7:55 dan 40:49. Di 40:49 kata kerja itu langsung disusul isi permintaan, sehingga terjemahan memakai "mohonkanlah". Kata kerja yang sama muncul lagi di ayat berikutnya sebagai (فَادْعُوا, fa-d'uu), dan di sana tidak ada isi permintaan sesudahnya, sehingga terjemahannya "berdoalah". Akhiran (كُمْ, -kum) yang berarti "kalian" menunjuk penjaga-penjaga yang diajak bicara. Pembicara di ayat ini tidak berkata "Tuhan kami". Di 40:11 para pembicara hari itu memakai (رَبَّنَا أَمَتَّنَا, rabbanaa amattanaa) yang berarti "Tuhan kami, Engkau telah mematikan kami", dan di 23:107 serta 35:37 mereka memakai (رَبَّنَا أَخْرِجْنَا, rabbanaa akhrijnaa) yang berarti "Tuhan kami, keluarkanlah kami". Di 40:49 sebutan itu berubah menjadi "Tuhan kalian", dan sebabnya tidak tertulis.
Kata (يُخَفِّفْ عَنَّا, yukhaffif 'annaa) yang berarti "Dia meringankan dari kami" berakar خ-ف-ف, dan pelaku "Dia" kembali kepada Tuhan yang disebut pada kata sebelumnya. Bentuk (يُخَفِّفْ, yukhaffif) hanya muncul di 40:49. Akar yang sama dipakai untuk azab di lima ayat dalam bentuk pernyataan, yaitu (لَا يُخَفَّفُ, laa yukhaffafu) yang berarti "tidak diringankan" di 2:86, 2:162, 3:88, 16:85, dan 35:36. Di dua ayat lain Allah sendiri meringankan "kalian" yang disapa di ayat itu, yaitu dengan (خَفَّفَ, khaffafa) yang berarti "meringankan" di 8:66 dan (يُخَفِّفَ, yukhaffifa) di 4:28. Lima ayat pertama menyatakan azab tidak diringankan, dan 40:49 mengubahnya menjadi permintaan. Apakah permintaan itu diteruskan kepada Tuhan para penjaga atau dikabulkan tidak dicatat di ayat ini.
Kata (يَوْمًا مِنَ الْعَذَابِ, yawman mina l-'adzaabi) yang berarti "sehari dari azab" memuat (يَوْمًا, yawman) yang berarti "suatu hari" dalam bentuk tak tentu, dan (مِنَ, mina) yang berarti "dari". Susunan itu hanya muncul di 40:49. Kata "saja" dalam terjemahan "sehari saja" tidak punya kata Arab sendiri. Penerjemah menambahkannya karena permintaan itu berhenti pada satu hari dan tidak mencakup seluruh azab. Berapa lama sehari itu dan bagian azab mana yang dimaksud tidak dijelaskan.
Tafsiran
Ayat ini memindahkan alamat permintaan dalam satu adegan. Di 40:47 orang-orang yang lemah meminta kepada orang-orang yang menyombongkan diri, (فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّا, fa-hal antum mughnuuna 'annaa) yang berarti "maka, dapatkah kalian mencukupi kami". Di 40:48 jawabannya berupa pengakuan senasib dan pernyataan (إِنَّ اللَّهَ قَدْ حَكَمَ بَيْنَ الْعِبَادِ, inna llaaha qad hakama bayna l-'ibaadi) yang berarti "sesungguhnya Allah telah memutuskan di antara hamba-hamba". Di 40:49 permintaan beralih kepada penjaga-penjaga Jahanam, dan lewat mereka kepada Tuhan para penjaga.
Isi permintaan tetap berupa bagian, apa pun alamatnya. Di 40:47 yang diminta (نَصِيبًا مِنَ النَّارِ, nashiiban mina n-naari) yang berarti "sebagian dari api", dan di 40:49 yang diminta sehari dari azab. Di 40:11 permintaannya berupa jalan untuk keluar, dan di 23:107 serta 35:37 berupa keluar itu sendiri.
Ayat ini berhenti pada permintaan. Jawabannya baru datang di 40:50 dalam bentuk pertanyaan, yang mirip dengan pertanyaan penjaga-penjaga kepada para penghuni di 39:71 dan 67:8. Pertanyaan itu membawa pembicaraan dari permintaan kembali ke riwayat para penghuni sendiri.
Dalam surah yang sama 40:60 memuat undangan berdoa dari Tuhan langsung, (ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ, ud'uunii astajib lakum) yang berarti "berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagi kalian". Kedua ayat memakai akar kata kerja yang sama untuk berdoa. Di 40:60 alamatnya Tuhan sendiri dan ayat itu menyertakan janji pengabulan, sedangkan di 40:49 alamatnya penjaga dan tidak ada janji yang tercatat. Hubungan antara kedua ayat itu tidak dinyatakan secara tegas.
Renungan dan Hikmah
- Orang-orang di dalam api tidak meminta bebas dari azab. Mereka meminta sehari dari azab, dan sebelumnya, di 40:47, sebagian dari api. Ukuran yang diminta itu kecil, dan alasan memilih ukuran itu tidak diberikan. Pembaca dapat memeriksa ukuran permintaannya sendiri kepada Tuhan, yaitu apa yang disebutnya ketika hidupnya longgar dan apa yang disebutnya ketika hidupnya sempit. Bila ayat ini menggambarkan keadaan ketika permintaan menyusut sampai sehari, permintaan apa yang kini terasa terlalu besar untuk diucapkan dan sebenarnya masih dapat diajukan?
- Permintaan di ayat ini diarahkan kepada Tuhan lewat penjaga-penjaga Jahanam, dan Tuhan itu disebut Tuhan kalian, bukan Tuhan kami. Sebutan yang dipakai di 40:11 berubah di sini, seakan jarak antara pembicara dan Tuhan sudah ikut dititipkan. Bagi pembaca, ayat ini menaruh pertanyaan tentang jarak. Ada permohonan yang diucapkan langsung kepada Tuhan, dan ada yang dititipkan kepada orang lain sambil berharap titipan itu sampai. Permohonan apa yang selama ini dititipkan kepada orang lain, padahal Tuhan dapat didatangi tanpa penghubung?
- Para penjaga di ayat ini dimintai tolong, tetapi mereka sendiri disebut memiliki Tuhan, yaitu Tuhan kalian. Penjaga adalah pihak yang memegang pintu, dan 40:48 sudah menyebut siapa yang memutuskan, yaitu Allah. Dua peran itu tidak sama, dan permintaan di ayat ini diajukan kepada pemegang pintu. Pembaca dapat mengingat tempat-tempat ketika permohonan diajukan kepada orang yang menjaga sebuah pintu, padahal keputusan ada di tangan pihak lain. Apa yang terjadi pada permintaan itu di sepanjang jalan, dan siapa yang akhirnya mendengarnya?
- Keringanan diminta dalam satuan hari. Apakah sehari itu terdiri dari siang, malam, atau keduanya tidak dijelaskan. Ayat mencatat permintaan agar Dia meringankan azab selama sehari, tanpa jawaban-Nya di ayat ini. Bagi pembaca, sehari dikenal dari kehidupan sendiri sebagai pagi, kerja, dan malam. Ukuran itu menunjukkan betapa sempitnya hal yang dimohonkan. Bila sehari saja sudah terasa seperti hadiah besar bagi pembicara ayat ini, bagaimana pembaca menilai hari-hari yang kini dilewati tanpa dihitung?
- Ayat 40:48 ditutup dengan pernyataan bahwa Allah telah memutuskan di antara hamba-hamba, dan 40:49 menaruh permintaan tepat sesudahnya. Urutan teks menempatkan keputusan itu lebih dulu, lalu permintaan yang kecil, tanpa menyebut apakah pembicaranya mendengar pernyataan tersebut. Pembaca dapat bertanya kepada diri sendiri bagaimana sikapnya sesudah sebuah keputusan Allah dikenali sebagai keputusan, apakah berhenti meminta atau tetap meminta dengan ukuran yang lebih kecil. Apakah permintaan yang tetap diajukan sesudah ketetapan dikenali itu lebih dekat kepada ketaatan atau kepada harapan yang belum selesai?
- Surah yang sama memuat dua pintu doa. Di 40:60 Tuhan sendiri mengundang orang berdoa kepada-Nya dengan janji pengabulan, dan di 40:49 doa dialamatkan kepada penjaga tanpa janji yang tercatat. Kedua ayat memakai akar kata kerja yang sama untuk berdoa, sehingga perbedaannya terletak pada kepada siapa kata kerja itu diarahkan dan kapan. Bila kedua ayat diletakkan berdampingan, apa yang berubah pada cara pembaca memandang undangan yang kini masih terbuka baginya, dan pada kata-kata yang dipilih ketika menjawabnya?