قَالُوا أَوَلَمْ تَكُ تَأْتِيكُمْ رُسُلُكُمْ بِالْبَيِّنَاتِ ۖ قَالُوا بَلَىٰ ۚ قَالُوا فَادْعُوا ۗ وَمَا دُعَاءُ الْكَافِرِينَ إِلَّا فِي ضَلَالٍ
Mereka berkata, “Bukankah rasul-rasul kalian telah datang kepada kalian dengan bukti-bukti yang nyata?” Mereka menjawab, “Benar.” Mereka berkata, “Maka, berdoalah.” Dan doa orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah sia-sia.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- قَالُوا أَوَلَمْ تَكُ تَأْتِيكُمْ رُسُلُكُمْ بِالْبَيِّنَاتِqaaluu a-wa-lam taku ta'tiikum rusulukum bi-l-bayyinaatimereka berkata, bukankah rasul-rasul kalian telah datang kepada kalian dengan bukti-bukti yang nyata
- قَالُوا بَلَىٰqaaluu balaamereka menjawab, benar
- قَالُوا فَادْعُواqaaluu fa-d'uumereka berkata, maka, berdoalah
- وَمَا دُعَاءُ الْكَافِرِينَ إِلَّا فِي ضَلَالٍwa-maa du'aa'u l-kaafiriina illaa fii dhalaalindan doa orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah sia-sia
Terjemahan per kata (16 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
- تَكُtakuadalah
- تَأْتِيكُمْta'tiikumdatang kepada kalian
- رُسُلُكُمْrusulukumrasul-rasul kalian
- بِالْبَيِّنَاتِbi-l-bayyinaatidengan bukti-bukti yang nyata
- قَالُواqaaluumereka berkata
- بَلَىٰbalaaya
- قَالُواqaaluumereka berkata
- فَادْعُواfa-d'uumaka serulah kalian
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- دُعَاءُdu'aa'udoa
- الْكَافِرِينَl-kaafiriinaorang-orang yang kufur
- إِلَّاillaakecuali
- فِيfiidalam
- ضَلَالٍdhalaalinkesesatan
Inti bacaan
Jawaban tegas 'mohonlah sendiri; doa orang-orang kafir hanyalah sia-sia', momen ketika bantuan pihak lain tidak lagi bisa diandalkan, setiap individu menghadapi konsekuensinya sendiri sepenuhnya.
Penjelasan pilihan kata
Penutur pertama 'mereka' merujuk pada penjaga-penjaga Jahanam yang menjawab permohonan di 40:49, dijelaskan di sini alih-alih disisipkan sebagai label berkurung di dalam terjemahan. Tambahan 'sendiri' setelah 'berdoalah' tidak dipakai: 'fa-d'uu' dibiarkan sebagai perintah polos tanpa kata tambahan.
Tafsiran
Ayat ini menutup dialog dengan penolakan tegas: para penjaga menolak menjadi perantara, mengembalikan penghuni neraka pada kesia-siaan doa mereka sendiri sebagai orang kafir.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam penjaga bertanya bukankah rasul-rasul telah datang dengan bukti. Bukan menolak permintaan. Yang ditanyakan riwayat mereka sendiri.
- Allah merekam jawaban mereka sependek satu kata: benar. Tak ada bantahan. Pengakuan penuh diberikan pada saat ia tak lagi menolong.
- Yang disarankan cuma berdoalah, lalu Allah menyebut doa orang kafir sia-sia. Saran yang tak menolong. Yang tersisa bagi mereka pintu yang sudah diberitahukan tak terbuka.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, k-w-n, a-t-y, r-s-l, b-y-n, d-'-w, k-f-r, d-l-l): fa-d'uu wa maa du'aa' al-kaafiriin illaa fii dalaal diterjemahkan 'maka mohonlah sendiri; doa orang kafir hanyalah sia-sia' (akar d-'-w + akar k-f-r + akar d-l-l, doa mereka tersia-siakan); bi-l-bayyinaat diterjemahkan 'bukti nyata' (akar b-y-n). gloss '(sendiri!)' dibuang.