فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

Maka, bersabarlah; sesungguhnya janji Allah itu benar; dan mohonlah ampun untuk dosamu, dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. فَاصْبِرْfa-shbirmaka, bersabarlah
  2. إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّinna wa'da llaahi haqqunsesungguhnya janji Allah itu benar
  3. وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَwa-staghfir li-dzanbikadan mohonlah ampun untuk dosamu
  4. وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِwa-sabbih bi-hamdi rabbika bi-l-'asyiyyi wa-l-ibkaaridan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. فَاصْبِرْfa-shbirmaka bersabarlah
  2. إِنَّinnasesungguhnya
  3. وَعْدَwa'dajanji
  4. اللَّهِllaahiAllah
  5. حَقٌّhaqqunbenar
  6. وَاسْتَغْفِرْwa-staghfirdan mohonlah ampun
  7. لِذَنْبِكَli-dzanbikaatas dosamu
  8. وَسَبِّحْwa-sabbihdan bertasbihlah
  9. بِحَمْدِbi-hamdidengan memuji
  10. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  11. بِالْعَشِيِّbi-l-'asyiyyipada petang hari
  12. وَالْإِبْكَارِwa-l-ibkaaridan pagi hari

Inti bacaan

Paket instruksi personal kepada Nabi: bersabar, mohon ampun atas dosa, dan bertasbih pagi-petang, kombinasi kesabaran, kerendahan hati mengakui kesalahan, dan disiplin ibadah rutin sebagai resep menghadapi tekanan berat.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibiarkan tanpa tanda kutip: perintah langsung Allah kepada Nabi (vokatif tersirat + imperatif) tanpa penanda 'qaala'/'qul' sama sekali, konsisten pola alamat ilahi langsung yang sudah mapan di proyek ini (lih. 38:17/26/39/42/44, 39:16, 40:12, 40:46).

Tafsiran

Ayat ini menghibur Nabi dengan tiga perintah: bersabar, memohon ampun, dan bertasbih memuji Allah, bekal spiritual menghadapi penolakan kaumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memberi tiga perintah sekaligus: bersabar, mohon ampun, bertasbih. Ketiganya. Menghadapi penolakan diberi bekal, bukan penjelasan.
  • Alasan sabarnya Dia sebut janji Allah itu benar. Disisipkan di tengah. Yang menopang bukan tekad, melainkan sesuatu di luar diri.
  • Allah menentukan waktunya petang dan pagi. Dua ujung hari. Yang diminta bukan sekali, melainkan yang berulang tiap hari.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan). g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Dalam ayat ini, 'istaghfara' tanpa kata sandang al-. istaghfara diterjemahkan 'memohon ampun'.